Suara.com - Berikut empat tim kuda hitam paling fenomenal sepanjang sejarah pagelaran Piala Dunia, di mana Korea Selatan masuk daftar ini kendati tersandung kontroversi.
Piala Dunia merupakan ajang paling dinantikan pecinta sepak bola seluruh dunia. Pasalnya, ajang ini akan mempertemukan negara-negara kuat dan juga banyak pemain bintang.
Karena selalu berisikan negara-negara kuat, hampir di setiap ajang Piala Dunia, yang sejak pertama kali digelar pada 1930 silam, lebih banyak didominasi oleh tim-tim yang punya materi kelas atas.
Biasanya, tim-tim yang paling banyak berbicara di Piala Dunia adalah tim-tim yang berasal dari Eropa dan Amerika Selatan.
Hal ini tak lepas dari majunya sepak bola di dua regional tersebut, sehingga negara-negaranya bisa menjuarai Piala Dunia.
Karena dominasi tim-tim kuat ini, jarang ada negara yang tak punya kultur sepak bola kuat bisa berbicara banyak di Piala Dunia.
Meski begitu, ada beberapa tim yang negaranya tak punya kultur sepak bola kuat, namun bisa berbicara banyak di Piala Dunia.
Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.
1. Kroasia
Baca Juga: 5 Pemain Termuda yang Mentas di Piala Dunia
Kroasia bukanlah negara sepak bola yang punya kultur kuat di sepak bola. Sebagai negara, Kroasia bahkan baru berdiri sendiri pada 1991 silam.
Meski begitu, Kroasia mampu membuat kejutan di Piala Dunia 1998 karena berhasil merebut tempat ketiga di ajang tersebut meski berstatus pendatang baru.
Bahkan pencapaian apik diciptakan Kroasia di Piala Dunia 1998, yakni lolos ke final meski harus kalah dari Prancis di partai final.
2. Korea Selatan
Negara Asia terbilang jarang berbicara banyak di Piala Dunia. Namun pada 2002 lalu, Korea Selatan mampu menembus babak semifinal.
Pada Piala Dunia 2002 lalu, Korea Selatan yang berstatus tuan rumah bersama Jepang mampu lolos ke semifinal dengan mengalahkan tim-tim seperti Italia dan Spanyol.
Berita Terkait
-
Antar Prancis Juara Piala Dunia 2018, Samuel Umtiti Malah Alami Depresi, Kenapa?
-
Mike Rajasa Ceritakan Pengalaman Mentas di Piala Dunia U-17 2025 Bersama Timnas Indonesia U-17
-
Timnas Portugal U-17 Raih Gelar Perdana di Piala Dunia U-17 2025
-
Guus Hiddink Nyatakan Siap Melatih Lagi, Merapat ke Timnas Indonesia?
-
Neymar Jr Kembali Cedera Parah, Diragukan Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
Terkini
-
Suara Jurgen Klopp Balik ke Liverpool Makin Menggema, Era Arne Slot Segera Berakhir
-
Siap Bangkit di Kandang Madura United, Marc Klok Ingin Melanjutkan Tren Positif di Liga
-
Jelang Madura United vs Persib, Bojan Hodak Pulangkan Wiliam Marcilio
-
Antonio Conte dan Gasperini Dapat Pujian Setinggi Langit Jelang Duel Panas AS Roma vs Napoli
-
Antar Prancis Juara Piala Dunia 2018, Samuel Umtiti Malah Alami Depresi, Kenapa?
-
Mikel Arteta Gak Cuma Ingin Arsenal Menang tapi Pesta Gol ke Gawang Chelsea
-
Cerita Miris Wojciech Szczesny, Main di Barcelona Tak Digaji, Duit Diambil Juventus
-
Rumor Bursa Transfer: Harry Kane Ogah ke Barca, Serhou Guirassy Dibidik Real Madrid
-
Serie A, Coppa Italia dan Supercoppa Resmi Tayang Hingga 2027 di ANTV
-
Parah! FC Twente Cari Untung dari Cedera Parah Mees Hilgers