Suara.com - FA atau Asosiasi Sepak Bola Inggris mengumumkan hasil investigasi keributan antara bek Arsenal Gabriel Magalhaes dan kapten Liverpool Jordan Henderson saat pertandingan pekan ke-10 Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (9/10). FA menutup kasus itu dan memutuskan tidak ada yang salah dalam keributan tersebut.
FA mengklaim sudah melakukan penyelidikan serius dan menyeluruh. FA juga meminta keterangan kepada kedua pemain.
Dikutip dari LiveScore, dalam investigasi tersebut, FA menyebut memeriksa beberapa pemain terkait insiden itu.
Termasuk memeriksa video dan meminta keterangan dari ahli linguistik independen.
"Tidak ada saksi yang mendengar komentar yang dituduhkan, dan pemain yang dituduh dengan keras menyangkal tuduhan itu."
"FA terus menanggapi semua tuduhan yang diterima dengan sangat serius dan akan mendorong siapa pun yang percaya bahwa mereka telah menjadi subjek atau saksi pelecehan untuk melaporkan ini melalui saluran yang sesuai."
"FA menerima sejumlah keluhan dalam satu musim dan menyelidiki secara menyeluruh masing-masing yang diterimanya. Setelah mempertimbangkan semua bukti yang diterima, tidak semua kasus akan menghasilkan tuduhan yang dikeluarkan."
Ribut-ribut itu berawal dari adu argumen keduanya di lapangan. Tidak ada kontak fisik dalam keributan itu.
Lalu pemain lain pun mendekat karena melihat situasi panas antara dua pemain itu.
Baca Juga: Salah Bisa Jadi Kunci Kemenangan Liverpool atas Ajax, Kenneth Taylor Lagi Cedera
Ada kabar, sang kapten Liverpool melakukan tindakan berbau rasisme secara verbal ke Gabriel Magalhaes.
Namun FA tidak menemukan tuduhan itu.
"Penyelidikan penuh dan menyeluruh. Pemain yang dituduhkan dengan keras menyangkal tuduhan itu," jawaban FA.
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat