Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Oleg Blokhin, pemenang Ballon d’Or dengan rekor yang bisa mengalahkan pemain dengan gelar terbanyak seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Jika berbicara soal Ballon d’Or, maka pikiran para penikmat sepak bola akan tertuju pada dua mega bintang lapangan hijau saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Hal tersebut terbilang wajar, mengingat Messi dan Ronaldo merupakan peraih gelar pemain terbaik dunia terbanyak sepanjang sejarah.
Messi menjadi sosok yang paling banyak meraih titel individu bergengsi ini. Total, penggawa Paris Saint-Germain (PSG) itu telah menyabet tujuh gelar.
Sedangkan Ronaldo menjadi peraih gelar Ballon d’Or terbanyak kedua sepanjang sejarah. Pria berusia 37 tahun ini telah menyabet lima gelar.
Meski memiliki gelar Ballon d’Or banyak, baik Messi dan Ronaldo ternyata masih kalah dari sosok Oleg Blokhin yang baru merasakan satu gelar saja.
Messi dan Ronaldo kalah usai Oleg Blokhin menjadi satu-satunya peraih Ballon d’Or dengan rekor selisih voting terbanyak, yakni 122 suara.
Saat Oleg Blokhin memenangi Ballon d’Or itu, ia mampu meraih 122 suara unggul 80 suara dari Franz Beckenbauer di posisi Runner Up dan unggul 95 suara dari Johan Cruyff pada edisi 1975.
Lantas, siapakah sosok Oleg Blokhin tersebut? Berikut profilnya.
Baca Juga: Selebrasi Bersedekap Kini Jadi Trademark Cristiano Ronaldo, 'Siuuu' Udah Nggak Zaman
Legenda Dynamo Kiev
Oleg Blokhin merupakan pesepak bola asal Ukraina yang lahir pada 5 November 1952 silam, saat negaranya masih menjadi bagian Uni Soviet.
Ia sendiri lahir dari keluarga atlet. Ayahnya merupakan atlet lari sekaligus perwira polisi, sedangkan sang ibu merupakan atlet sprint dan pentathlon.
Karena mendapat gen atletik dari orang tuanya, ia pun sempat menekuni dunia lari hingga usianya mencapai 16 tahun.
Namun kiprahnya di olahraga justru sukses di sepak bola. Hal tersebut terjadi saat dirinya menimba ilmu di akademi Dynamo Kiev.
Dynamo Kiev pun menjadi klub yang ia bela cukup lama. Total 18 tahun dirinya membela raksasa Ukraina tersebut sejak 1969 hingga 1988.
Selama 18 tahun membela Dynamo Kiev, Oleg Blokhin mampu mencetak 211 gol dari 423 pertandingan dan membawa timnya meraih beragam gelar.
Pencapaian terbaiknya terjadi pada tahun 1975. Saat itu, Oleg Blokhin mampu membawa Dynamo Kiev menjuarai liga dan UEFA Cup Winners Cup serta UEFA Super Cup.
Di tahun itu, Oleg Blokhin mampu mencetak 23 gol dari 36 penampilan, yang lantas membuatnya memenangi Ballon d’Or 1975.
Usai membela Dynamo Kiev selama 18 tahun, Oleg Blokhin sempat bermain di tim lainnya seperti Vorwarts Steyr dan Aris Limassol.
Namun petualangannya bersama dua klub tersebut hanya bertahan selama tiga tahun saja, sebelum akhirnya dirinya gantung sepatu.
Pasca gantung sepatu, Oleg Blokhin terjun ke dunia kepelatihan sejak 1990 hingga 2014. Dalam rentang waktu tersebut ia banyak menukangi klub dan tim nasional.
Salah satunya adalah saat dirinya menukangi Timnas Ukraina pada 2003-2007 dan 2011-2012 hingga menukangi Dynamo Kiev pada 2012-2014.
[Penulis: Felix Indra Jaya]
Tag
Berita Terkait
-
Pilpres Barcelona Memanas! Victor Font Serang Laporta, Lionel Messi Jadi Bahan Kampanye
-
Tajam! Fabio Capello Sebut Cristiano Ronaldo Tak Punya Otak Jenius seperti Messi
-
Lionel Messi Cedera Hamstring, Pertandingan Inter Miami Ditunda
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane
-
Valuasi Inter Miami Tembus Rp23,4 Triliun, Geser LAFC dari Puncak MLS
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
Jadwal Debut John Herdman dan Peluang Timnas Indonesia Juara FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Jalani Trial di Atletico Madrid
-
Timnas Indonesia Sudah Kirim Nama Pemain Sebelum Muncul Isu Dicoret dari Asian Games 2026
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
-
PSSI Hubungi KOI usai Muncul Kabar Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026
-
Masih Tak Habis Pikir Persija Dikalahkan Arema, Orang Nomor 1 Jakmania: Cukup Aneh..
-
Shayne Pattynama Hingga Ivan Jenner Gabung Liga Indonesia, Raja Isa Singgung Soal Menit Bermain
-
Dihajar 4 Gol di Babak Pertama, Hansi Flick Jabarkan Masalah Barcelona saat Hadapi Atletico