Suara.com - Chelsea gagal mendulang poin di pekan ke-14 Liga Inggris setelah lawatannya ke The American Express Community Stadium, markas Brighton, Sabtu (29/10/2022), berakhir tragis.
Laga yang menjadi 'kepulangan' perdana eks manajer Brighton, Graham Potter, berakhir dengan pembantaian Chelsea 4-1.
Dengan hasil ini Chelsea tertahan di posisi lima klasemen sementara Liga Inggris dengan 21 poin dari 12 laga. Sementara Brighton yang kini mengantongi 18 poin beranjak ke posisi tujuh.
Pertandingan itu sendiri berlangsung sengit sejak awal. Chelsea mendominasi penguasaan bola, namun serangan mereka kerap dipatahkan.
Sedangkan tim tuan rumah bermain lebih efektif. Hal itu terbukti dengan gol cepat Leandro Trossard di menit kelima yang mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Di menit 14 Brighton menggandakan keunggulan setelah Loftus-Cheek melakukan gol bunuh diri.
Kesalahan di lini belakang The Blues kembali terjadi di menit 42. Gol bunuh diri kembali terjadi, kali ini Trevoh Chalobah yang menjebol gawang sendiri.
Brighton pun unggul 3-0 di babak pertama.
Tiga menit bola bergulir di babak kedua, Chelsea berhasil memangkas jarak lewat aksi Kai Havertz.
Baca Juga: Kevin De Bruyne Cetak Gol Indah dari Set Piece, Pep Guardiola Enggak Kaget
Sayangnya gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang disarangkan Chelsea. Karena di sisa waktu pertandingan mereka gagal menambah gol.
Bahkan di masa injuri time Brighton yang kembali menjauh lewat gol yang cetak oleh Pascal Gross.
Susunan Pemain
Brighton (3-4-3): Robert Sanchez; Lewis Dunk, Adam Webster, Pevis Estupinan; Solly March, Alexis Mac Allister, Moises Caicedo, Leandro Trossard; Pascal Gross, Adam Lallana, Kaoru Mitoma.
Cadangan: Billy Gilmour, Andrew Moran, Jason Steele, Jeremy Sarmiento, Julio Enciso, Deniz Undav, Tariq Lamptey, Ed Turns, James Furlong.
Manajer: Roberto De Zerbi.
Chelsea (3-4-3): Kepa Arrizabalga; Trevoh Chalobah, Thiago Silva, Marc Cucurella; Raheem Sterling, Ruben Loftus-Cheek, Mateo Kovacic, Conor Gallagher; Mason Mount, Kai Havertz, Christian Pulisic.
Cadangan: Jorginho, Denis Zakaria, Hakim Ziyech, Omari Hutchinson, Edouard Mendy, Pierre-Emerick Aubameyang, Armando Broja, Ben Chilwell, Cesar Azpilicueta.
Manajer: Graham Potter.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil