Suara.com - Elkan Baggott, pemain Timnas Indonesia, sukses menorehkan tiga rekor di Liga Inggris bersama Gillingham FC.
Sebagaimana diketahui, Elkan Baggott sejatinya baru memperkuat Gillingham FC di awal musim 2022-2023 sebagai pemain pinjaman dari Ipswich Town.
Elkan Baggott dipinjamkan dengan tujuan agar mendapatkan lebih banyak jam bermain. Kini pemain berusia 20 tahun itu sudah tampil sebanyak 21 kali untuk Gillingham, ditambah pekan ini sang pemain menorehkan catatan istimewa.
Setidaknya ada 3 rekor yang dicatat Elkan Baggott sebagai pemain Indonesia yang berkarier di Liga Inggris saat ini, berikut di antaranya.
1. Pemain Indonesia Pertama di Piala FA
Penampilan Elkan Baggot di Piala FA dicatatkan pada 5 November 2022, sekaligus menjadi pemain Indonesia pertama yang berhasil mencatatkan hal ini.
Baggott bermain untuk Gillingham FC berhadapan dengan AFC Flyde dan laga berakhir dengan skor 1-1, sang pemain diprediksi bakal bermain di laga reply.
Karena kedudukan sama kuat, Baggott kembali akan diandalkan Gillingham untuk laga yang rencananya digelar akhir pekan ini.
2. Pemain Indoenesia Pertama di Piala Liga Inggris
Baca Juga: Mulai Terbiasa dengan Lingkungan Jepang, Tapi Pratama Arhan Masih Merasa Kesepian
Tepat pada Rabu (9/11/2022) Elkan Baggott kembali menorehkan prestasi sebagai pemain Indonesia pertama yang berlaga di ajang Piala Liga Inggris.
Bermain penuh hingga adu penalti, Baggott memastikan langkah Gillingham FC ke babak selanjutnya usai mengalahkan Brentford via adu penalti dengan skor 6-5.
3. Pemain Indonesia Pertama Lawan Klub Premier League di Laga Resmi
Duel melawan Brentford dini hari tadi juga membuat Elkan Baggott mencatat rekor fantasis, sebagai pemain Indonesia pertama yang melawan klub Premier League di laga resmi.
Selain memetik kemenangan, lini pertahanan Gillingham FC juga lebih terjaga dengan kehadiran Baggott meski harus menghadang gempuran skuad utama Brentford.
Termasuk Ivan Toney yang dijadikan sebagai ujung tombak andalan sejak awal permainan, rekor yang luar biasa.
Berita Terkait
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati