Suara.com - Penyerang Persija Abdulla Yusuf Helal mengaku rindu dengan atmosfer suporter di stadion Liga 1, sehingga dirinya berharap kompetisi tersebut kembali bergulir.
"Kami berharap bisa kembali bermain, tentunya dengan para pendukung di stadion," ujar Abdulla Yusuf, dikutip Antara dari laman Persija, Rabu (9/10/2022).
Menurut pemain tim nasional Bahrain itu, suasana yang dibangun suporter di dalam stadion memberikan arti besar bagi pemain.
Skuad berjuluk "Macan Kemayoran" itu lebih bersemangat ketika bertanding dan memiliki motivasi lebih untuk menundukkan lawan.
Abdulla Yusuf kehilangan momen tersebut saat Liga 1 dihentikan sementara menyusul terjadinya tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya.
"Kami berada di masa-masa yang tidak mudah. Tanpa bermain, tanpa adanya sepak bola," tutur pesepak bola berusia 29 tahun itu.
Harapan serupa juga diutarakan rekan satu klub Abdulla, Hanno Behrens. Hanno ingin Liga 1 kembali berjalan dengan adanya penonton di stadion.
"Kami menunggu yang terbaik bisa kembali bersama para pendukung kami," kata Hanno.
Karena belum adanya izin dari pemerintah, PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum memutuskan kapan Liga 1 Indonesia 2022-2023, yang dihentikan sementara sejak 2 Oktober 2022 karena peristiwa berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, akan dilanjutkan.
Baca Juga: Luis Suarez Bisa Saja Direkrut Bali United karena 3 Alasan Ini
LIB memiliki tiga opsi tanggal dimulainya lanjutan Liga 1 2022-2023 yakni 18 November, 25 November dan 2 Desember 2022.
Akan tetapi, kapan pun kompetisi itu dimulai sesuai izin pemerintah, LIB menargetkan selesai pada 16 April 2023 demi memberikan ruang untuk pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023 yang dimulai pada Mei 2023.
LIB berharap kepastian izin Liga 1 tersebut bisa didapatkan sebelum pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang digelar di Jakarta pada 15 November 2022.
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga