Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 11 November 2022 | 09:37 WIB
Pratama Arhan menjalani debut bersama Tokyo Verdy dalam lanjutan J2 League 2022 kontra Tochigi SC di Kanseki Stadium Tochigi, Rabu (6/7/2022). [Tokyo Verdy]

Suara.com - Pemain Tokyo Verdy, Pratama Arhan mengakui kualitas J2 League alias kompetisi kasta kedua Liga Jepang jauh di atas Liga 1 Indonesia. Hal ini menjadi salah satu faktor dirinya sulit mendapat menit bermain.

Sejak bergabung dengan Tokyo Verdy, Arhan memang minim kesempatan bermain. Tercatat, eks PSIS Semarang itu baru tampil satu kali di J2 League.

"Menurut saya J2 League di atas Indonesia, jauh lebih baik. Detail dan tertata." kata Pratama Arhan dalam sambungan virtual zoom dengan awak media beberapa waktu lalu.

"Apalagi J1 League, itu kualitas sangat-sangat bagus. Tempo tinggi dan permainan cepat," sambung bek sayap Timnas Indonesia itu.

Namun, Arhan tidak mau menyerah begitu saja. Ia pun rela menambah porsi latihan sendiri demi bisa bersaing di Liga Jepang.

"Saya harus memperbaiki semua hal, berpikir lebih cepat lagi. Bisa menjalani instruksi pelatih dengan tempo cepat," ungkap pemain 20 tahun tersebut.

"Saya sering latihan tambahan sendiri, passing, shooting, hingga latihan tendangan bebas," tambah lelaki yang berasal dari Blora, Jawa Tengah.

Pratama Arhan sudah satu tahun membela Tokyo Verdy. Ia diikat kontrak selama dua tahun bersama Tokyo Verdy.

Sementara di timnas Indonesia, Pratama Arhan adalah pemain andalan Shin Tae-yong. Namun ternyata itu belum cukup meyakinkan pelatih Tokyo Verdy untuk memberikan menit bermain lebih banyak.

Baca Juga: Liga 1 Masih Tanda Tanya, Persita Tangerang Terus Tingkatkan Kondisi Pemain

Load More