Suara.com - Kejutan hadir dalam susunan skuad Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2022. Ada nama lawas yang sebetulnya sudah lama absen, yaitu Mario Gotze.
Pemain berusia 30 tahun tersebut kembali ke skuad Der Panzer setelah absen lima tahun lamanya. Jika menarik mundur, Gotze adalah pahlawan Jerman di Piala Dunia 2014.
Saat itu, Gotze muda mencetak gol penentu kemenangan Jerman atas Argentina di partai final sehingga Jerman sukses meraih gelar Piala Dunia 2014 yang sekaligus menjadi gelar keempat Jerman sepanjang sejarah.
Sang pemain tidak pernah dipanggil ke timnas sejak 2017, tapi ia kini mendapatkan peluang baru menyusul performa impresif sejak bergabung dengan Eintracht Frankfurt musim panas lalu.
Gotze sukses membawa Frankfurt nangkring di peringkat keempat klasemen Liga Jerman dan membawa timnya lolos hingga fase gugur Liga Champions musim ini.
Meski dipanggil lagi, tak ada jaminan Gotze bakal jadi strater. Dia harus bersaing dengan nama-nama beken di lini tengah seperti Leon Goretzka, Julian Brandt, Joshua Kimmich, Kai Havertz, Thomas Muller, hingga Jamal Musiala.
Lantas, seperti apa sepak terjang Mario Gotze sesungguhnya? Berikut ulasan profilnya!
Profil Mario Gotze
Mario Gotze merupakan pesepakbola kelahiran Memmingen, Jerman, pada 3 Juni 1992. Dia sudah memulai karier sepak bola sejak menimba ilmu di SC Ronsberg pada 1995-1998.
Sempat pindah ke FC Eintracht Hombruch, Mario Gotze menjadi produk akademi Borussia Dortmund setelah menimba ilmu di sana dari 2001-2009.
Gotze promosi ke tim utama Dortmund di tahun 2009 dan melakoni debutnya di Liga Jerman pada November 2009. Pada musim 2009/10, dia cuma tampil lima kali.
Setelah musim pertama yang menjanjikan, Gotze mendapat tempat reguler di Dortmund dan membawa timnya menjadi kampiun Liga Jerman 2010/11 dan 2011/12.
Gotze sempat pindah ke Bayern Munchen di musim 2013/14 hingga 2015/16. Selama tiga musim, dia mencetak 36 gol dari 114 laga dengan meraih berbagai gelar termasuk Liga Jerman, DFB-Pokal, Piala Super UEFA, hingga Piala Dunia Antarklub.
Gotze pulang lagi ke Dortmund pada musim 2016/17, tapi performanya dinilai tidak semenawan periode pertamanya. Gotze akhirnya dilepas ke PSV Eindhoven pada 2020/21. Dia bermain dua musim di Belanda.
Sempat dianggap telah habis, Gotze bangkit dan akhirnya direkrut Eintracht Frankfurt musim panas ini. Dia sudah melakoni 21 pertandingan dengan catatan 2 gol dan 3 assist.
Berita Terkait
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League