Suara.com - Manajer Manchester United, Erik ten Hag mengapresiasi penampilan Alejandro Garnacho, wonderkid yang menjadi pahlawan kemenangan timnya dalam laga kontra Fulham, Senin (14/11/2022) dini hari WIB.
Menurut Erik ten Hag, Alejandro Garnacho tidak hanya mampu menghibur penonton dengan teknik dan giringan bolanya, tetapi juga tajam di depan gawang.
Alejandro Garnacho mencetak gol pada menit 90+3' untuk membawa Setan Merah meraih kemenangan 2-1 guna membawa pulang poin penuh dari markas Fulham di Craven Cottage, London.
Sebelum Garnacho menjadi pembeda, Manchester United hampir kehilangan poin penuh usai gol Christian Eriksen mampu dibalas oleh mantan pemain mereka, Daniel James.
"Saya suka pesepakbola yang bagus dan dia adalah orang yang bisa menghibur, tapi pada akhirnya, ini tentang produk akhir dan itulah yang dia bawa ke dalam tim," kata Erik ten Hag tentang penampilan Garnacho dikutip dari laman resmi Man United, Senin (14/11/2022).
"Dia memiliki beberapa dribel yang bagus, mungkin [harusnya] sudah menjadi momen penalti, tetapi pada akhirnya, dia terus melaju."
Menurut Erik ten Hag, gol kemenangan Garnacho tak lepas dari kerjasama pemain Manchester United dan umpan luar biasa yang diberikan Christian Eriksen. Meski demikian, dia mengakui bocah 18 tahun itu memiliki kemampuan yang hebat untuk membantu Man United meraih kemenangan.
"Umpan bagus dari Christian Eriksen, build-up hebat dari seluruh tim, karena itu benar-benar tersusun, bagaimana kami memainkannya. Tapi assist dan penyelesaian dari Garnacho benar-benar brilian," tegas Ten Hag.
Alejandro Garnacho tampil impresif semenjak Erik ten Hag memberinya debut starter dalam laga kontra Sheriff Tiraspol di Liga Europa pada akhir Oktober lalu.
Baca Juga: Alasan Kuat Newcastle Bisa Finis Empat Besar Liga Inggris, Ulangi Kesuksesan di 2002
Tercatat, dalam empat laga setelahnya dalam kurun 10 hari terakhir, Alejandro Garnacho mampu mengemas dua gol dan dua assist di lintas ajang.
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Akui Hampir Gabung Manchester City, Mulai Sesali Pulang ke Manchester United
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Busuk Manchester United: Dijadikan Kambing Hitam dan Ingin Disingkirkan!
-
Breaking! Cristiano Ronaldo Tuding Man United dan Erik ten Hag Ingin Menendangnya dari Old Trafford
-
Ronaldo Sudah, Giliran Selebrasi Lionel Messi Ditiru Alejandro Garnacho
-
Klasemen Liga Inggris di Jeda Piala Dunia 2022: Arsenal di Puncak, MU hingga Liverpool di Luar 4 Besar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati