Suara.com - Durasi perpanjangan waktu atau injury time di Piala Dunia 2022 jadi sorotan. Pasalnya, durasi yang diberikan dianggap terlalu lama.
Ambil contoh durasi perpanjangan waktu di laga Inggris vs Iran pada Senin (21/11/2022) malam WIB yang total mencapai 27 menit. Di laga itu, Inggris menang dengan skor meyakinkan 6-2.
Gol-gol Tim Tiga Singa dicetak oleh brace Bukayo Saka, lalu masing-masing satu gol dibagi rata oleh Jude Bellingham, Raheem Sterling, Marcus Rashford, dan Jack Grealish. Di kubu Iran, dua gol diborong oleh Mehdi Taremi.
Selain hujan gol, jumlah tambahan waktu di laga tersebut juga mencuri perhatian. Di babak pertama, tambahan waktunya mencapai 14 menit dan di babak kedua sampai 13 menit sehingga totalnya menjadi 27 menit.
Memang di laga tersebut sempat terjadi insiden benturan yang membuat kiper Iran, Alireza Beiranvand, harus mendapat perawatan intensif.
Durasi tambahan waktu terpanjang kedua adalah pada laga Wales vs Amerika Serikat yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Laga tersebut berlangsung lebih dari 104 menit dengan sembilan menit tambahan.
Berikutnya, pada pertemuan Belanda vs Senegal yang berujung dengan skor 2-0, ada lebih dari 100 menit yang dimainkan. Bahkan, pertandingan pembukaan Piala Dunia 2022 antara tuan rumah Qatar vs Ekuador melebihi durasi 100 menit.
Mengenai kondisi ini, Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, memberikan penjelasan. Mantan wasit asal Italia itu pun sudah mengingatkan kepada para penonton untuk mengantisipasi hal seperti ini di Piala Dunia 2022.
Ia mengatakan kepada semua pihak agar tidak terkejut dengan keputusan tersebut. Apalagi jika melihat asisten atau ofisial wasit mengangkat papan elektronik tambahan waktu dengan angka yang berbeda dari biasanya, yakni enam sampai delapan menit.
Baca Juga: Link Live Streaming Jerman vs Jepang, Piala Dunia 2022 Malam Ini
Menurutnya, tambahan waktu yang panjang ini untuk mengganti waktu yang terbuang di lapangan. Biasanya, durasi permainan menjadi terpotong karena ada pemain cedera atau wasit yang memeriksa VAR.
"Kami tidak mau penonton terkejut ketika wasit keempat mengangkat papan injury time dengan angka 'besar' seperti enam, tujuh, delapan menit atau di atasnya. Jika waktu di lapangan berjalan dengan aktif, maka hal itu tidak akan terjadi," jelasnya kepada ESPN.
"Pikirkan, satu perayaan gol bisa memakan waktu satu sampai satu setengah menit. Lalu misalnya tim itu bikin tiga gol, berarti bisa sampai lima menit waktu terbuang," tambahnya.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
Terkini
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia