Suara.com - Prediksi Inggris vs Amerika Serikat di matchday kedua Grup B Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung di Stadion Al Bayt, Al Khor, Doha Qatar, Sabtu (26/11/2022) pukul 02.00 WIB.
Baik Inggris maupun Amerika Serikat sama-sama memiliki kesempatan untuk mencuri tiga poin pada pertandingan kedua fase grup. Namun, tentunya pemenang mesti melewati pertarungan sengit.
The Three Lions --julukan Timnas Inggris-- menatap laga lawan Amerika Serikat dengan penuh percaya diri selepas menang telak di matchday pertama Grup B ketika bersua Iran. Kala itu, Harry Kane dan kawan-kawan pesta gol dengan skor 6-2.
Sementara itu Amerika Serikat yang hanya mendapat satu poin, usai ditahan imbang Wales dengan skor 1-1. Satu gol The Yanks --julukan Timnas Amerika Serikat-- dilesakkan oleh Christian Pulisic.
Hasil pertandingan lawan Amerika Serikat akan mempengaruhi nasib Inggris. Andai menang, kesempatan ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 terbuka lebar.
Di atas kertas, Inggris lebih mentereng ketimbang Amerika Serikat. Skuad The Three Lions mendominasi dalam lima pertandingan terakhir.
Menilik rekam jejak, Inggris dan Amerika Serikat pertemu bertemu di Piala Dunia 2010. Dalam pertandingan tersebut, kedua tim sama-sama tangguh, duel berakhir seri 1-1.
Meski unggul secara head to head, Inggris tentunya tak bisa meremehkan Amerika Serikat begitu saja. Terlebih pasukan Gregg Berhalter yang digawangi pemain muda berpeluang memberikan kejutan.
Prediksi susunan pemain Inggris vs Amerika Serikat
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Kieran Trippier, John Stones, Ben White, Luke Shaw; Jude Bellingham, Declan Rice; Bukayo Saka, Mason Mount, Raheem Sterling; Harry Kane.
Pelatih: Gareth Southgate
Amerika Serikat (4-3-3): Matt Turner; Sergino Dest, Walker Zimmerman, Tim Ream, Antonee Robinson; Weston McKennie, Tyler Adams, Kellyn Acosta; Timothy Weah, Josh Sargent, Christian Pulisic.
Pelatih: Gregg Berhalter.
Head to Head (H2H) Inggris vs Amerika Serikat
5 Pertemuan Terakhir
Berita Terkait
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta
-
Wakil Presiden Inter Milan Pesimistis Bisa Rekrut Nico Paz
-
Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
-
Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest
-
PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun