3. FIFA Lakukan Pertemuan dengan Otoritas Qatar
Disebabkan oleh hal adanya perdebatan yang terjadi, FIFA dikatakan telah mengadakan pertemuan dengan Komite Tertinggi Pengiriman dan Warisan Piala Dunia Qatar.
Dalam pertemuan tersebut, FIFA mengatakan bahwa semua orang harus bisa disambut di turnamen tersebut. FIFA juga meminta kepada otoritas Qatar untuk mengakhiri kebijakan menghapus atribut pelangi dari suporter.
Meskipun saat ini aturan tersebut telah dicabut dan FIFA mengizinkan atribut LGBT masuk ke dalam stadion, disebutkan diskusi akan tetap berlangsung dan pihak Qatar menyatakan tidak pernah membuat komitmen yang sama secara terbuka.
4. Alasan FIFA Akhirnya Melunak
Aturan ketat soal penggunaan atribut LGBT dalam Piala Dunia 2022 memang mendapatkan banyak tentangan dari berbagai pihak. Salah satunya yaitu datang dari negara peserta Piala Dunia 2022 yaitu Inggris, Denmark, dan Jerman mengancam akan meninggalkan FIFA apabila larangan kampanye LGBT tersebut tetap dilakukan.
Bahkan, Ketua FA Denmark (DBU), Jesper Moller telah mengungkapkan bahwa ia siap untuk berbicara dengan 55 negara anggota UEFA lainnya tentang kemungkinan mundur dari FIFA.
Melihat ancaman tersebut, Federasi Sepak Bola Dunia kemudian melunak dan memberikan izin untuk atribut LGBT masuk ke stadion.
Mengutip The Independent, penggemar yang akan hadir menonton di stadion Piala Dunia 2022 Qatar sudah tidak akan lagi dilarang untuk menggunakan atribut pelangi. Kendati demikian, banyak pihak yang tidak yakin jika FIFA akan bertanggung jawab dengan jaminan yang mereka sampaikan.
Sementara itu, Qatar selaku tuan rumah juga telah memberikan jaminan terhadap isu tersebut setelah sejumlah insiden yang terjadi terkait larangan atribut bertema LGBT oleh kapten dari tuju negara anggota UEFA.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Korea Selatan Buang Peluang Emas untuk Pecundangi Uruguay, Son Heung-min Enggan Salahkan Rekan Setim
-
Louis van Gaal: Ekuador Lawan yang Lebih Sulit dari Senegal
-
Daftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun (1930 - 2018)
-
Harry Kane Gunakan Rolex Pelangi Seharga Rp10 Miliar, Ternyata Buruan Kolektor
-
FIFA Izinkan Fans Wales Pakai Topi Pelangi Pro LGBT ke Stadion Piala Dunia 2022 saat Melawan Iran Jumat Sore
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi
-
Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik