Suara.com - Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) tentunya juga harus mempertimbangkan untuk memilih salah satu asosiasi regional jika nantinya mereka benar-benar bergabung ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Setidaknya, ada tiga asosiasi sepak bola di kawasan Asia yang bisa dipilih oleh Timnas Rusia apabila mereka memutuskan menjadi anggota AFC setelah meninggalkan UEFA.
Sebelumnya, Presiden RFU, Aleksandr Dyukov, mengatakan, saat ini peluang untuk bergabung dengan AFC adalah salah satu kesempatan yang harus dipertimbangkan RFU.
“Beberapa bulan lalu, saya mengatakan ide untuk gabung AFC terlalu dini. Namun, sekarang merupakan kesempatan yang harus kami pertimbangkan,” kata Aleksandr Dyukov dikutip dari The Thao 247.
Berikut tiga asosiasi sepak bola regional yang bisa menampung Rusia andai nantinya bergabung dengan AFC"
1. Asosiasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFA)
Secara geografis, kawasan paling dekat dengan Rusia ialah Asia Tengah. Oleh karena itu, opsi pertama yang bisa dipertimbangkan oleh RFU ialah Asosiasi Sepak Bola Asia Tengah.
Sebagai informasi, Central Asian Football Association (CAFA) saat ini memiliki enam anggota, yakni Afghanistan, Iran, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, hingga Uzbekistan.
Secara persaingan, Rusia diprediksi bisa menjadi salah satu anggota terkuat di wilayah ini. Pesaing terberatnya ialah Iran yang jadi kekuatan sepak bola di Asia.
Baca Juga: 3 Alasan Rusia akan Diterima sebagai Anggota AFC
2. Asosiasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF)
Selanjutnya, ada East Asian Football Federation (EAFF) yang menaungi negara-negara di regional Asia Timur. Asosiasi ini juga bisa menjadi opsi terbaik bagi Rusia.
Untuk saat ini, EAFF sudah memiliki total 10 anggota. Mereka adalah China, Taiwan, Korea Utara, Guam, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Macau, Mongolia, dan Kepulauan Mariana Utara.
Jika dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya, EAFF memang menyajikan persaingan yang cukup sengit antaranggotanya.
Sebab, ada beberapa negara tangguh di kawasan Asia yang tergabung di wilayah ini, seperti Jepang, Korea Selatan, hingga China.
3. Asosiasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF)
Berita Terkait
-
Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!
-
Badai Petir Terjang New York Jelang Final Piala Dunia 2026
-
Saling Balas 10 Gol, Segini Uang yang Diraih Inggris Setelah Kalahkan Prancis!
-
Terancam Sanksi FIFA, Argentina Diinvestigasi usai Selebrasi Kontroversi
-
Jangan Lewatkan! Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Sunscreen Moell untuk Usia Berapa? Cek Klaim, Harga, dan Review Pembeli
-
UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan
-
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Selain Fitur AI Ada Apa Lagi?
-
Resmi Meluncur, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 Meluncur, AI Ubah Masa Depan HP Lipat
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
-
Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan
-
Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus
-
IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA
-
Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar
-
Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat