Suara.com - Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) sedang mempertimbangkan untuk pindah konfederasi. Salah satu tujuan yang dipertimbangkan adalah pindah ke AFC.
Presiden RFU, Aleksander Dyukov, menyebut bahwa peluang untuk bergabung dengan AFC adalah salah satu kesempatan yang harus dipertimbangkan RFU.
Keputusan ini pun dipertimbangkan setelah Rusia mendapat hukuman dari FIFA dan UEFA lantaran invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina.
“Beberapa bulan lalu, saya mengatakan ide untuk gabung AFC terlalu dini. Namun, sekarang merupakan kesempatan yang harus kami pertimbangkan,” kata Aleksandr Dyukov dikutip dari The Thao 247.
Jika nantinya Rusia benar-benar pindah konfederasi dari UEFA ke AFC, maka mereka akan masuk ke dalam daftar negara yang berhasil pindah konfederasi.
Siapa saja yang sudah melakukan hal ini sebelum Rusia?
1. Australia
Sebagai negara yang berada di zona Oseania, Australia merasa tidak mendapat lawan sepadan sehingga keluar dari OFC pada 1972 dan bergabung ke AFC.
Australia sempat kembali ke OFC pada 1974, namun setelah 32 tahun di sana, mereka kembali ke AFC pada 2006. Australia menilai AFC lebih kompetitif.
Baca Juga: PSSI Incar Kursi Exco AFC
Selain itu, Asia juga menyediakan empat tiket lolos otomatis ke Piala Dunia, sedangkan Oseania hanya 0,5 (harus melewati babak playoff). Terbukti semenjak pindah ke AFC, Australia selalu lolos ke Piala Dunia (2010, 2014, 2018 dan 2022).
2. Selandia Baru
Tetangga Australia ini juga pernah berpindah federasi. Selandia Baru bergabung dengan AFC pada 1964 ketika OFC belum terbentuk. Lalu saat OFC terbentuk pada 1966,
Selandia Baru pindah ke sana dan bertahan hingga sekarang. Selandia Baru menjadi raja di Oseania setelah Australia pergi dari OFC pada 2006.
3. Israel
Israel Awalnya Israel merupakan anggota AFC sejak 1954, bahkan mereka sempat menjadi juara Piala Asia 1964. Mereka bahkan tampil apik pada dua gelaran awal Piala Asia, yakni menjadi runner-up di Piala Asia 1956 dan 1960.
Berita Terkait
-
Rusia Gabung AFC? Ini 3 Dampak Positif untuk Timnas Indonesia
-
Menghitung Peluang Lolos Grup D Piala Dunia 2022: Siapa Temani Prancis ke 16 Besar?
-
3 Asosiasi yang Bisa Menampung Timnas Rusia di Asia
-
3 Alasan Rusia akan Diterima sebagai Anggota AFC
-
Profil Timnas Rusia, Calon Anggota Baru AFC yang Dihukum FIFA dan UEFA karena Invasi ke Ukraina
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman