Suara.com - PSSI akan berupaya laga home Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 bisa dihadiri penonton. Tidak seperti Liga 1 2022/2023 tak bisa disaksikan langsung suporter secara langsung di stadion.
Seperti diketahui Liga 1 2022/2023 bergulir dengan sistem bubble di Jawa Tengah dan Yogyakarta tanpa dihadiri penonton. Ini sesuai rekomendasi izin yang dikeluarkan kepolisian pasca Tragedi Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober lalu.
Sementara Piala AFF 2022 akan berlangsung pada 10 Desember sampai 16 Januari 2023. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dikabarkan menjadi markas Timnas Indonesia untuk melakoni partai kandang.
Nah, banyak beranggapan laga home Timnas Indonesia bakal seperti Liga 1 tanpa penonton. Terkait hal ini PSSI belum bisa memastikannya, namun akan berusaha bisa dihadiri penonton.
Sesuai keinginan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut ingin pertandingan dilangsungkan dengan penonton. Ini bisa menjadi catatan tersendiri untuk proses perizinan.
"Kita tunggu (izin). Kami akan usahakan itu untuk bisa dihadiri penonton," kata Mochamad Iriawan dalam keterangan yang diterima Suara.com, Kamis (8/12/2022).
"Pelatih (Shin tae-yong) juga tadi sampaikan lebih memberikan semangat kepada anak-anak timnas apabila itu (pertandingan AFF) bisa dihadiri penonton," sambungnya.
Timnas Indonesia berada di Grup A Piala AFF 2022 bersama Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Tim Merah Putih akan melakoni partai home melawan Kamboja pada 23 Desember dan Thailand pada 29 Desember 2022.
Sementara untuk partai awal melawan Brunei Darussalam pada 26 Desember dan Filipina pada 2 Januari 2023. Partai home bakal bertambah andai skuad Garuda melangkah ke semifinal dan final.
Lebih lanjut, Mochamad Iriawan sangat yakin dengan kualitas pemain yang ada saat ini untuk menjadi juara. Oleh karena itu, ia akan berusaha supaya Piala AFF bisa disaksikan langsung penonton.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tidak Gelar Uji Coba Jelang Piala AFF 2022, Kenapa?
"Insya Allah (Timnas Indonesia juara). Saya optimis," pungkas lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat