Pada tahun 1986 di Meksiko, mereka lebih merasakan kesuksesan. Maradona, 25 tahun saat itu, adalah orang yang tepat waktu; dan tidak hanya untuk gol tangan Tuhan melawan Inggris. El Pelusa membawa negaranya meraih kemenangan di Piala Dunia 1986, mengalahkan Jerman Barat di final.
Maradona bermain setiap menit untuk Argentina, mencetak lima gol dan memberikan lima assist. Gol keduanya melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986 adalah salah satu gol individu terbesar yang pernah disaksikan.
Lionel Messi memberi penggemar Argentina langkah serupa pada Selasa malam ketika ia memberi umpan kepada sesama penyerang Julián Álvarez untuk mencetak gol ketiga timnya dalam kemenangan semifinal atas Kroasia.
Pada musim panas 1990, pada usia 29 tahun, dan enam tahun lebih muda dari Messi saat ini, Maradona bermain di final Piala Dunia keduanya.
Setelah kepahlawanannya di '86, dia tidak mampu menghasilkan momen magis yang diharapkan darinya dan Jerman Barat keluar sebagai pemenang 1-0 di Stadio Olimpico di Roma.
Lebih banyak keajaiban Messi pada hari Minggu akan membawa kembali kenangan tahun 1986 kepada mereka yang cukup tua untuk mengingat terakhir kali La Albiceleste mencicipi kejayaan Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Antoine Griezmann Moncer Jadi Gelandang, Pemain Paling Kreatif di Piala Dunia 2022
-
Piala Dunia Terakhir Messi Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Juga Pemicu Pemberontakan
-
Belum Berakhir! Maroko Bisa Cetak Sejarah Lagi di Piala Dunia 2022 Setelah Gagal Masuk Final
-
Jelang Final Piala Dunia 2022 Qatar, Theo Hernandez: Lionel Messi Tidak Membuat Kami Takut
-
Gawat! Prancis Krisis Pemain Jelang Final Piala Dunia 2022, Tiga Pemain Terserang Virus Unta
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pekerja Stadion SoFi Los Angeles Gugat FIFA Jelang Kick Off Piala Dunia 2026 Karena Ini
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
The Jakmania Suntik Motivasi Skuad Persija Jakarta Jelang Hadapi Persib Bandung