Suara.com - Sevilla adalah salah satu klub yang jarang membuang kesempatan untuk menghasilkan keuntungan besar dari penjualan seorang pemain dan karena Direktur Sepak Bola Sevilla, Monchi, ingin merestrukturisasi skuatnya musim dingin ini, menolak tawaran signifikan untuk seorang penjaga gawang seperti Yassine Bounou tampaknya mustahil.
Musim lalu Sevilla mengikat bintang Maroko Yassine Bounou dengan kontrak jangka panjang hingga 2025 untuk menangkal minat dari Manchester United.
Namun karena semakin banyak klub yang bergabung dalam perburuan Bounou, Los Nervionenses mungkin semakin tergoda untuk melepas salah satu pemainnya yang tampil gemilang di Piala Dunia 2022.
Menurut Estadio Deportivo, Sevilla bersedia untuk duduk di meja perundingan, tetapi hanya akan memulai pembicaraan dengan harga minimal 30 juta euro atau sekitar Rp499 miliar.
Dilaporkan media Jerman, TZ, Bayern Munich mungkin menjadi salah satu klub yang tertarik untuk memboyong kiper Timnas Maroko itu. Sebagaimana diketahui mereka tengah mencari pengganti Manuel Neuer.
Manuel Neuer sendiri, selain sudah berusia 36 tahun, saat ini mengalami patah kaki saat bermain ski.
Klub lain yang dikabarkan tertarik memboyong Bounou adalah Aston Villa. Pelatih baru The Villans Unai Emery dikabarkan tengah mencari pesaing Emiliano Martinez, dan karena pernah melatih Sevilla, pelatih asal Spanyol itu memahami karakter dan kualitas Bounou.
Melihat situasi saat ini, hijrah ke Aston Villa mungkin lebih realistis bagi Bounou ketimbang bergabung Bayern Munich. Karena bagaimanapun, peluang Neuer kembali menjadi penjaga gawang nomor wahid Die Roten sangat besar.
Nama Yassine Bounou menjadi sorotan di ajang Piala Dunia 2022 setelah aksi memukaunya dalam drama adu penalti kontra Spanyol di babak 16 besar.
Baca Juga: Antoine Griezmann Moncer Jadi Gelandang, Pemain Paling Kreatif di Piala Dunia 2022
Dalam laga yang digelar di Education City Stadium pada 6 Desember kemarin, Bounou mementahkan tiga eksekusi pemain La Roja secara beruntun, yang membuat Maroko menang dengan skor 3-0.
Berita Terkait
-
Belum Berakhir! Maroko Bisa Cetak Sejarah Lagi di Piala Dunia 2022 Setelah Gagal Masuk Final
-
Fakta Lain Kekalahan Maroko, Romain Saiss Pura-pura Sehat Demi Tampil
-
Profil Randal Kolo Muani, Striker Prancis yang Baru Masuk Langsung Cetak Gol ke Gawang Maroko
-
5 Pemain Maroko yang Diprediksi Jadi Rebutan Klub Top Eropa setelah Piala Dunia 2022
-
3 Penyebab Timnas Maroko Tumbang Lawan Prancis, Termasuk Perbedaan Kualitas yang Harus Diakui
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik