Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengakui timnya tampil sangat buruk ketika dipecundangi tuan rumah Southampton 0-2 pada laga perempat final Piala Liga Inggris, Kamis (12/1/2023) dini hari WIB tadi.
Pada pertandingan di Stadion St Mary's, gawang Manchester City dijebol dua kali oleh Southampton lewat gol Sekou Mara pada menit ke-23 dan Moussa Djenepo (28').
Walaupun Guardiola menurunkan Kevin De Bruyne hingga Erling Haaland di babak kedua, tim tamu sendiri tetap tidak mampu mengejar ketertinggalan.
Menghadapi Southampton, Manchester City sendiri tetap menurunkan beberapa pemain andalannya seperti Phil Foden, Kyle Walker, Ilkay Gundogan, hingga Jack Grealish.
Akan tetapi, The Citizens benar-benar minim kreativitas dan tumpul pada laga ini. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 72 persen, Manchester Biru tak bisa meregister satu pun shot on target sepanjang laga.
Usai laga, Guardiola pun mengungkapkan kekhawatirannya jelang laga selanjutnya, di mana Manchester City sudah ditunggu rival sekotanya, Manchester United dalam laga derbi lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (14/1) malam WIB.
"Kami tampil sangat buruk hari ini. Di semua area, kami tampil di bawah standar yang kami tahu. Untuk itu, kami pantas kalah," tutur Guardiola mengutip Tribal Football, Kamis.
"Jika kami tampil seperti ini, kami tidak memiliki peluang melawan Manchester United. Kami tak punya harapan untuk memetik hasil positif di Old Trafford. Kami harus berubah," sambung pelatih asal Spanyol itu.
"Tim yang lebih baik menang, yang mana itu Southampton. Kami tidak bermain bagus, kami tidak tampil apik di awal permainan. Ada banyak pertandingan yang bisa Anda mulai dengan tidak bermain bagus dan mengatasinya, namun kami tidak melakukannya.
Baca Juga: Pertama dalam Sejarah, Pep Guardiola Kalah di Perempat Final Turnamen Domestik sebagai Pelatih
Kini, armada Guardiola hanya punya waktu istirahat sebentar sebelum berduel dengan Manchester United, yang tengah on fire dalam laju delapan kemenangan beruntun lintas ajang.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Resmi! Bernardo Silva Gabung Real Madrid, Rekrutan Anyar Jose Mourinho
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey