Suara.com - Bhayangkara FC dirumorkan sedang mengincar pemain asing anyar untuk mengarungi sisa musim Liga 1 2022/23 yaitu Alex Martins.
Kabar ini disiarkan lewat Twitter oleh akun @indotransfer yang menyebut bahwa Bhayangkara FC dikaitkan dengan Alex Martins yang berasal dari Brasil.
Saat ini skuad besutan Widodo C Putro tersebut memang sedang mencari sosok penyerang asing baru untuk mendongkrak ketajaman lini depan.
Terlebih Bhayangkara FC baru saja kehilangan penyerang asing mereka, Youssef Ezzejjari yang hengkang ke klub kasta teratas Thailand, Khon Kaen United.
Kebutuhan Bhayangkara FC akan penyerang baru sangat mendesak karena mereka harus mendongkrak posisi di papan klasemen selama sisa musim ini.
Hingga saat ini, Bhayangkara FC masih terjebak di papan bawah dengan menghuni peringkat ke-15. Cuma mengoleksi 19 poin, Bhayangkara berjarak hanya dua angka dari zona merah.
Profil Alex Martins
Sosok dengan nama lengkap Alex Martins Ferreira ini merupakan pesepak bola kelahiran Brasil pada 8 Juli 1993. Ia berposisi sebagai penyerang murni dan punya banyak pengalaman bermain di Asia.
Karier profesionalnya dimulai di Brasil dengan membela Gremio Maringa, tak lama setelah itu ia langsung merantau ke Jepang pada 2012.
Baca Juga: Divaldo Alves Beberkan Alasan Persik Kediri Rekrut Anderson do Nascimento
Ia bergabung dengan klub Jepang, Shonan Bellmare. Setelah 1,5 tahun, kontraknya diputus dan sempat tanpa klub. Ia lalu pulang ke Brasil untuk bergabung dengan Roma Esporte Apucarana.
Di Brasil, ia sempat berpindah-pindah klub hingga akhirnya kembali merantau ke Jepang untuk bergabung bersama Fukushima United.
Dua tahun di Fukushima, Alex Martins pindah ke Kagoshima United lalu ke Tochigi SC. Ia sempat kembali ke Kagoshima, namun sempat tanpa klub selama enam bulan di tahun 2019.
Perjalanan kariernya kembali dimulai dengan bergabung ke klub China, SH Shenxin pada Juli 2019. Namun ia kembali menganggur selama setahun setelah dari sana.
Akhirnya ia bergabung dengan Jeonnam Dragons pada Februari 2021, menariknya Jeonnam Dragons dikabarkan bakal menjadi klub baru bek sayap Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Masa bakti Alex Martins di Jeonnam Dragons cuma satu musim, ia lalu kembali ke China untuk membela klub kasta kedua, Shanghai Jiading Huilong.
Terkini, Alex Martins dikabarkan menjadi incaran klub Indonesia, Bhayangkara FC. Melihat data Transfermarkt, Alex Martins punya nilai pasar 150 ribu euro atau sekitar Rp 2,4 miliar.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah
-
Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK
-
Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit