Suara.com - Sejumlah orang ditangkap karena dituduh merusak kantor Arema FC di Malang, Jawa Timur. Salah satu orang yang ditangkap, ternyata mengaku hanya ikut-ikutan rusuh. Padahal anak remaja itu disuruh orangtuanya beli baju untuk adiknya sunat.
Sutris, salah satu orangtua orang yang ditangkap mendatangi Mapolresta Malang Kota, Minggu malam kemarin.
Kedatangan mereka untuk meminta agar anak atau keluarganya bisa segera dibebaskan setelah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Anak saya tadi pamit mau beli baju buat adiknya kelas 5 SD yang mau sunat. Belinya di Suhat (Jalan Soekarno-Hatta), tapi saat melintas di TMP (Taman Makam Pahlawan) dia lihat banyak sekumpulan massa dan akhirnya dia ikutan," ujar Sutris, Minggu (29/1/2023) malam, dikutip dari TimesIndonesia (jaringan Suara.com).
Saat dihubungi oleh anaknya yang sedang berada di kantor polisi, sang anak meminta agar Sutris tak datang, karena ia ingin bertanggungjawab atas apa yang terjadi.
"Anak saya bilang gak usah datang, karena dia mau bertanggungjawab sendiri. Tapi, karena saya sebagai orang tua ya gak bisa gitu, jadi saya datang untuk menjemputnya," ungkapnya.
"Anak saya sudah 20 tahun lebih, sudah kerja juga. Ketika melihat gini ini, ya seharusnya sudah tahu yang mana yang benar dan mana yang salah," tandasnya.
107 orang ditangkap
Sebanyak 107 orang ditangkap polisi karena diduga terlibat kericuhan di depan Kantor Arema FC Malang. Penangkapan dilakukan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota.
Baca Juga: Arema FC Berencana Bubar, Warganet Sambut Gembira: Kenapa Tak dari Awal Sih?
Pengrusakan kantor Arema FC diduga dilakukan Aremania.
Hal itu dikatakan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto. Sebanyak 107 orang yang ditangkap diduga berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada saat aksi unjuk rasa berlangsung.
"Saat ini masih dalam pendalaman Polresta Malang Kota. Jika tidak ada kaitan dan perbuatan melawan hukum, akan kami pulangkan ke pihak keluarga," kata Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026