Suara.com - Skuad Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong perlu menghadapi timnas Asia di FIFA Matchday Maret 2023. Ada banyak alasan ini perlu dilakukan, terutama untuk persiapan Piala Asia 2023.
Alasan utama bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi negara-negara dari Benua Kuning ialah untuk mempersiapkan diri hadapi Piala Asia 2023.
Sebab, kejuaraan yang bakal berlangsung di Qatar ini hanya tinggal menunggu waktu. Meskipun demikian, AFC sampai saat ini memang belum mengumumkan kapan kejuaraan ini bergulir.
Menurut perkiraan, turnamen paling bergengsi antarnegara Asia ini akan berlangsung di antara pertengahan 2023 hingga awal 2023.
Kedua, alasan berikutnya ialah lantaran sejumlah negara Asia banyak yang rankingnya di urutan 100 besar ranking FIFA. Negara-negara ini tentu bisa menjadi lawan tanding yang tangguh bagi anak asuh Shin Tae-yong.
Jika melihat pot undian pertama, kedua, hingga ketiga, maka 18 kontestannya semuanya berada di urutan 100 besar.
Indonesia yang berada di pot keempat memang rankingnya terhitung paling rendah. Sebab, kontestan lainnya ialah India (106), Tajikistan (108), Thailand (111), Malaysia (145), dan Hong Kong (146).
Ketiga, tingginya ranking negara-negara Asia di peringkat FIFA ini tentu bakal menjadi keuntungan tambahan bagi skuad Garuda apabila bisa meraih kemenangan.
Sebab, Timnas Indonesia akan mendapatkan jumlah poin yang lebih banyak apabila mampu mengalahkan negara-negara yang rankingnya jauh di atasnya.
Baca Juga: Resmi! Timnas Indonesia Dipastikan Hadapi Dua Laga Persahabatan di FIFA Matchday Maret
Sebelumnya, Indonesia sudah sempat menumbangkan perlawanan tim dengan ranking yang cukup tinggi, yakni Curacao, yang sekarang ini berada di urutan 86 FIFA.
Menurut jadwal, kalender pertandingan yang masuk agenda FIFA Matchday akan dihadapi Timnas Indonesia pada 20 hingga 28 Maret mendatang.
Meskipun demikian, sejauh ini belum ada lawan yang diumumkan oleh PSSI. Direktur Teknik (Dirtek) Indra Sjafri, menyebut pihaknya akan mencari lawan yang berkualitas untuk skuad Merah Putih.
"Sabar. Konsentrasi pengurus sekarang atau yang akan datang atau konsentrasi saya semua FIFA match day harus dijalani karena semua itu wadah Timnas melakukan uji coba tingkatkan levelnya," kata Indra di Kemenpora, Senin (30/1).
"Tentu level-level lawan kita pikirkan juga. Ada lawan yang mungkin kita memang kita bisa ambil poin dan juga lawan yang memang untuk tingkatkan kualitas," ucap Indra menambahkan.
Timnas Indonesia tentunya harus menghadapi lawan-lawan yang berasal dari Negara Asia pada ajang FIFA Matchday ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati