Suara.com - Mengenal Jayden Oosterwolde, pemain keturunan yang tolak Timnas Indonesia dan kini bergabung klub papan atas Turki, Fenerbahce.
Tak terhitung berapa banyak pemain keturunan Indonesia yang ada di luar negeri. Salah satunya adalah Jayden Oosterwolde.
Jayden sendiri dikenal karena sempat membela FC Twente dan Parma. Kedua tim itu merupakan tim besar di Belanda dan Italia.
Namanya melejit karena sempat dihubungi untuk membela Timnas Indonesia. Tapi tawaran ini ditolak oleh pemain berusia 21 tahun itu.
“Indonesia dan Suriname pernah menghubungi saya. Pada suatu hari, saya menerima pesan di Instagram dari orang-orang Indonesia, salah satunya ternyata asisten pelatih Tim Nasional,” ujar Jayden dilansir dari ELF Voetbal.
Setelah penolakan itu, Jayden kemudian tetap melanjutkan kariernya. Siapa sangka, kini ia bergabung dengan raksasa Turki, Fenerbahce.
Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini diboyong oleh Fenerbahce pada bursa transfer musim dingin Januari 2023 dari Parma dengan biaya 6 juta euro (Rp97 miliar).
Ia pun diikat dengan kontrak jangka panjang oleh Fenerbahce, yakni sekitar 4,5 tahun atau hingga Juni 2027 mendatang.
Kepindahan ini pun membuat langkah Jayden untuk membela Timnas Belanda terbuka lebar yang menjadi alasannya menolak Timnas Indonesia.
Baca Juga: Ngebet Gabung Barcelona, Sofyan Amrabat Mangkir Latihan Fiorentina
Lantas, siapakah sosok Jayden Oosterwolde ini? Berikut profil singkatnya.
Jebolan FC Twente
Jaydon Oosterwolde adalah pemain keturunan Indonesia, Suriname, dan Belanda yang lahir di Zwolle pada 26 April 2001 atau 21 tahun silam.
Kiprahnya di dunia sepak bola bermula di klub lokal Zwolle bernama ZAC, sebelum akhirnya dirinya hijrah ke akademi FC Twente pada 2012.
Sejak bergabung akademi FC Twente, Jayden mampu mengembangkan potensinya, hingga akhirnya ia meneken kontrak profesional pertamanya bersama FC Twente dengan durasi tiga tahun pada 2020.
Hal tersebut membuat Jayden mendapat tempat di tim utama, di mana di musim perdananya ia berhasil mencatatkan 26 penampilan dengan sumbangan satu gol dan tiga assist.
Berita Terkait
-
Robert Lewandowski Diincar Fenerbahce Usai Tinggalkan Barcelona
-
Saga Transfer Fenerbahce Siap Adu Kaya dengan Klub Arab Demi Rekrut Conte dan Maldini
-
AS Roma Dapat Saingan Berat dalam Perburuan Mason Greenwood
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kabarnya Diminati Manchester United
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang