Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Younes Ibrahim, pemain Garuda Select yang ternyata merupakan jebolan dari salah satu akademi terbaik di Inggris, yakni Chelsea.
Program Garuda Select masih berlanjut hingga saat ini. Teranyar, program kerja sama Mola TV dan PSSI ini telah memasuki generasi kelima.
Di generasi kelima ini, Garuda Select tak hanya berisikan para pemain Indonesia saja, melainkan juga para pemain yang berasal dari Italia.
Tak hanya pemain Italia, ada pula pemain lainnya yang besar di Inggris. Sosok tersebut adalah Younes Ibrahim yang baru bergabung pada Desember 2022 lalu.
Pemain berusia 14 tahun ini pun bukan pemain sembarangan. Diketahui, ia dulunya adalah pemain akademi Chelsea sebelum bergabung Garuda Select.
Kehadirannya pun diyakini membuat tim besutan Dennis Wise dan Des Walker ini bisa mendapatkan ilmunya dari Younes Ibrahim.
Ilmu yang dimaksud pun adalah urusan teknikal, di mana Younes Ibrahim mengakui kelebihannya sebagai gelandang yakni bisa mengalirkan bola dengan tepat dan mengatur permainan.
Lantas, siapakah sosok Younes Ibrahim ini? Bagaimana perjalanan kariernya hingga bisa bergabung Program Garuda Select?
Pemain Mungil yang Cerdas
Baca Juga: On Fire di Putaran Kedua, Ini Target Finis Persebaya di BRI Liga 1 2022/2023
Younes Ibrahim merupakan pemain asal Australia yang baru berusia 14 tahun. Meski lahir di negeri Kanguru, ia besar dan tumbuh di Inggris.
Diketahui, Younes Ibrahim pindah ke Inggris pada 2017 lalu, atau saat usianya baru 9 tahun. Saat pertama tiba di tanah Raja Charles itu, ia pun langsung bergabung akademi Luton.
Bakatnya di akademi Luton membuat tim sekelas Chelsea merekrutnya dan memberikan pelatihan kepadanya di level akademi.
Sebagai informasi, akademi Chelsea atau biasa disebut Cobham, merupakan salah satu akademi terbaik di Inggris yang kerap menghasilkan pemain dengan nama besar.
Sehingga, bakat Younes Ibrahim pun tak perlu diragukan lagi, apalagi sampai tim akademi Chelsea merekrutnya di usia muda.
Usai menimba ilmu di akademi Chelsea, Younes Ibrahim pun kemudian bergabung Garuda Select untuk meningkatkan kualitasnya.
Berita Terkait
-
Striker Jebolan Garuda Select Targetkan Yaman Jadi Korban Selanjutnya
-
Bersinar di Euro 2024, Jamal Musiala Pernah Berhadapan dengan Garuda Select
-
Kisah Pengusaha Rokok Sukses Jalankan 'Proyek' Como 1907, Garuda Select dan Bulu Tangkis
-
Nabil Asyura Ungkap Imbas Positif Timnas Indonesia U-17 Uji Tanding Lawan Tim Eropa
-
Legenda Chelsea Ikut Bangga usai Hokky Caraka Cetak 2 Gol di Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?