Suara.com - Leeds United memecat pelatih Jesse Marsch pada Senin, setelah pria AS itu gagal membawa klub menjauhi zona degradasi Liga Inggris.
Kekalahan 0-1 Leeds di markas Nottingham Forest pada Minggu, membuat mereka unggul hanya satu posisi di atas zona degradasi, setelah mencatatkan tujuh pertandingan tanpa kemenangan di liga.
"Leeds United dapat mengonfirmasi bahwa pelatih kepala Jesse Marsch telah dibebaskan dari tugas-tugasnya," demikian pernyataan di laman resmi klub.
"Kami ingin berterima kasih kepada Jesse dan para stafnya untuk usaha mereka, dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka. Proses penunjukan pelatih baru sedang berlangsung, dan kami akan terus memperbarui informasi kepada para penggemar dalam beberapa hari mendatang," tambahnya.
Selain Marsch, para asistennya yakni Rene Maric, Cameron Toschak, dan Pierre Barrieu juga dipecat.
Marsch diikat kontrak tiga tahun untuk menggantikan Marcelo Bielsa yang juga dipecat. Ia datang ke Leeds saat tim itu menduduki posisi ke-16 pada Februari tahun lalu.
Meski awalnya diragukan oleh para penggemar, karena dianggap minim memiliki pengalaman di Liga Inggris, namun Marsch kemudian dapat menyelamatkan Leeds dari ancaman degradasi berkat kemenangan di markas Brentford pada pertandingan terakhir liga musim lalu.
Namun setelah mengukir catatan manis tersebut, Marsch gagal meneruskan progres timnya ke arah yang lebih baik. Tim asuhannya hanya mampu memenangi empat dari 20 pertandingan Liga Inggris musim ini, dan menelan sepuluh kekalahan.
Sejumlah nama digadang-gadang berpotensi mengisi posisi Marsch, yakni mantan pelatih Aston Villa Steven Gerrard, pelatih West Bromwich Albion Carlos Corberan, dan mantan pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino.
Baca Juga: Jadi Top Skor Sepanjang Masa Tottenham, Harry Kane Masih Haus Gol, Bidik Rekor Rooney dan Shearer
Leeds akan menjalani dua pertandingan liga melawan salah satu musuh bebuyutan mereka, Manchester United. Mereka akan melawat ke Old Trafford pada Rabu (8/2) dan kemudian menjamu Setan Merah di Elland Road pada Minggu (12/2). (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam