Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengeluhkan sepak bola Indonesia punya budaya berpihak ke pemain veteran alias tua. Hal itu menurutnya terjadi level klub Liga Indonesia dan Timnas Indonesia.
Menurut Shin Tae-yong, sebelum dirinya datang ke Indonesia, porsi bermain pemain muda sangat sedikit. Timnas Indonesia dan klub kala itu banyak pilih pemain tua untuk masuk skuad, dibanding pemain muda.
Namun situasi itu berubah saat dirinya datang ke Indonesia dan didapuk jadi pelatih.
"Saat ini, timnas Indonesia masih sangat muda. Setelah menjabat, anggota tim berubah drastis. Diganti sekitar 90 persen. Para pemain yang dipilih saat ini kebanyakan masih muda dan relatif belum berpengalaman," kata Shin Tae-yong.
"Indonesia memiliki budaya yang berpihak pada veteran. Saya melihat bahwa tidak hanya tim nasional tetapi juga tim klub lebih memilih pemain yang lebih tua jika mereka memiliki keterampilan yang sama."
Hal itu dikatakan Shin Tae-yong dalam media Korea Selatan, Naver. Di sana Shin Tae-yong menuliskan dalam sebuah blog.
Shin Tae-yong mengklaim perubahan sepak bola Indonesia di tangannya sangat bagus dan dratis. Bahkan di antara pemain muda itu dilirik klub luar negeri.
"Rentang perubahannya bagus, tapi performa dan performanya lumayan, dan pemain yang saya pilih pertama kali di timnas malah pergi ke luar negeri. Itu sebabnya saya bisa mendapatkan dukungan dari penggemar sampai sekarang," kata Shin Tae-yong.
Kini Shin Tae-yong masih meracik pemain untuk Timnas Indonesia U-20. Pemain itu untuk Piala Dunia U-20 dan Piala Asia U-20.
Baca Juga: Media Malaysia: Shin Tae-yong di Posisi Sulit
Namun belum semua pemain hadir di TC yang digelar Shin Tae-yong di kawasan Jakarta Selatan.
Seharusnya, mereka semua bergabung dalam TC Timnas Indonesia U-20 yang sudah dimulai sejak awal Februari 2023.
Sementara Piala Asia U-20 bergulir pada 1-18 Maret mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!