Suara.com - Penyerang serbabisa Manchester United, Wout Weghorst, optimis terkait kans timnya menyabet quadruple alias menyapu bersih empat gelar sekaligus musim ini.
Memasuki akhir Februari, Manchester United masih ada di empat kompetisi yang mereka ikuti musim ini. Terdekat, tim asuhan Erik ten Hag ini akan meladeni perlawanan raksasa Spanyol, Barcelona, dalam laga leg kedua babak play-off Liga Europa di Old Trafford, Jumat (24/2/2023) dini hari WIB nanti, dengan agregat sementara 2-2
Setelah itu pada akhir pekan nanti, Manchester United punya peluang bagus untuk menuntaskan dahaga enam tahun tanpa gelar saat menghadapi Newcastle United pada final Piala Liga Inggris di Wembley.
Tak ketinggalan, The Red Devils --julukan Manchester United-- dijadwalkan menjamu West Ham United di putaran kelima Piala FA pada 2 Maret mendatang.
Sementara di Liga Inggris 2022/2023, Manchester United yang menempati urutan ketiga klasemen sementara jelas masih ada dalam jalur juara, dengan mereka hanya terpaut enam poin dari Arsenal di puncak.
Weghorst, yang berstatus pemain pinjaman dari Burnley sampai akhir musim ini, pun pede dengan peluang Manchester United menggondol semua gelar yang tersedia di kampanye 2022/2023 ini.
"Peluang terbuka untuk meraih empat gelar akan menjadi dorongan besar untuk mengalahkan Barcelona. Kami semua di skuad ini percaya diri. Kami akan berusaha sekeras mungkin untuk mendapatkan semua gelar yang tersedia musim ini," sesumbar Weghorst seperti dilansir Tribal Football, Kamis (23/2/2023).
"Seperti yang saya katakan, kami berada di tempat yang baik dengan momentum nyata. Kami masih aktif dalam empat kompetisi yang kami jalani," sambung pemain internasional Belanda berusia 30 tahun itu.
“Itu pasti sesuatu yang ingin kami pertahankan dan tentu saja, final (Piala Liga Inggris) adalah yang terdekat. Tapi, kami ingin memenangkan empat trofi sekaligus," pungkasnya.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Europa Malam Ini: Nantes vs Juventus dan Manchester United vs Barcelona
Kali terakhir Manchester United meraih gelar mayor adalah saat masih dilatih Jose Mourinho pada musim 2016/2017 silam, dengan menggondol trofi Liga Europa, Piala Liga Inggris dan Community Shield.
Berita Terkait
-
Jadwal Perempat Final Liga Europa 2025/26, Inggris Punya Dua Wakil
-
Calvin Verdonk Cs Tersingkir, Berikut Hasil Lengkap Leg Kedua 16 Besar Liga Europa
-
Legenda Arsenal Puji Kecerdasan Bruno Fernandes: Otaknya Brilian!
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Bruno Fernandes Pecahkan Rekor 26 Tahun Milik David Beckham
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool