Suara.com - PSSI dengan Ketua Umum (Ketum) barunya, Erick Thohir, belum lama ini menggelar Sarasehan Sepak Bola Nasional di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/3). Dalam acara tersebut, seluruh perwakilan tim Liga 1 dan Liga 2 berkumpul untuk membahas sepak bola nasional yang belakangan menjadi polemik. Berikut format baru Liga 1 Indonesia yang diusulkan PSSI.
Pokok utama pembahasan dalam acara tersebut tentunya keberlangsungan Liga 2 dan Liga 3, di mana Erick Thohir dan PSSI memutuskan tak akan melanjutkan dua kompetisi tersebut musim ini.
Keputusan tak akan melanjutkan Liga 2 dan Liga 3 juga dibarengi dengan rencana pembentukan operator baru untuk menjalankan dua kompetisi tersebut musim depan.
Tak hanya membahas soal kelanjutan Liga 2 dan Liga 3, Sarasehan Sepak Bola Nasional ini juga membahas soal format baru untuk kasta tertinggi di Indonesia, yakni Liga 1 pada musim depan.
Dalam pembahasan mengenai format baru, usut punya usut 18 klub peserta Liga 1 sepakat dengan usulan PSSI untuk menggunakan format baru.
Seperti apa format baru Liga 1 musim depan gagasan PSSI yang kemudian disepakati oleh 18 klub pesertanya?
Kompetisi Penuh yang Diakhiri Playoff
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono, mengungkapkan format baru Liga 1 musim depan.
Pertama-tama ia menyebutkan bahwa PSSI mengusulkan dua format baru untuk Liga 1, yakni format tiga grup dan kedua format kompetisi penuh kemudian dilanjutkan Playoff.
Baca Juga: BRI Liga 1: Klub-klub Sepakat Kompetisi Penuh dengan Play-off Empat Besar
Namun dari dua format yang ditawarkan tersebut, 18 klub peserta Liga 1 sepakat dengan format kompetisi penuh dan Playoff.
“Diskusi berlangsung terbuka dengan pembahasan yang mendetail. Namun, 18 klub Liga 1 memilih opsi yang kedua, yaitu berlangsung dengan kompetisi penuh dan Playoff,” ujar Teddy Tjahjono.
Teddy menyebutkan, bahwa format baru ini merupakan terobosan yang menarik dan akan meningkatkan value dari kompetisi Liga 1.
“Ini terobosan yang menarik, akan ada pertandingan di empat besar. Itu akan meningkatkan ‘value’ dari kompetisi tersebut,” lanjutnya.
Jika menilik pernyataan Teddy Tjahjono, maka Liga 1 musim depan akan memainkan kompetisi penuh, di mana 18 tim akan bertanding sebanyak 34 kali seperti musim ini dan sebelum-sebelumnya.
Namun perbedaan ada di akhir musim. Setelah 34 pertandingan dimainkan oleh masing-masing tim, nantinya empat tim teratas akan melakoni babak Playoff.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Suporter Kongo Viral di Piala Afrika 2025, Diam Membatu Selama 115 Menit Pertandingan
-
Eks Bomber Aston Villa: Arsenal Bakal Gampang Juara Premier League Musim Ini
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
Liverpool vs Leeds: Cody Gakpo Bidik Rekor Langka Ian Rush di Awal 2026
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Calon Kuat Pelatih Chelsea Liam Rosenior Sudah Tahu Kualitas Bintang Timnas Indonesia, Kok Bisa?
-
Dipecat Chelsea di Awal Tahun 2026, Begini Statistik Lengkap Enzo Maresca
-
Profil Liam Rosenior Calon Kuat Pelatih Chelsea Pengganti Enzo Maresca
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, The Blues Siapkan Dua Calon Pengganti
-
Breaking News! Pecat Enzo Maresca, Chelsea Hanya Sampaikan 99 Kata