Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll jengkel dengan kekalahan timnya dari Borneo FC Samarinda dalam laga pekan ke-29 BRI Liga 1 2022-2023, Rabu (8/3/2023).
Kekalahan dari Borneo FC dengan skor 3-1 itu kian mempertegas performa buruk Persija Jakarta saat bermain di laga tandang. Apa penyebabnya?
Persija, yang tengah berjuang menipiskan selisih poin dengan PSM Makassar, justru tersungkur saat memainkan laga tandang kontra Borneo FC.
Hasil itu membuat Macan Kemayoran kini tertahan di urutan ketiga dengan koleksi 51 poin dari 27 laga, terpaut 11 poin dari pemuncak klasemen PSM Makassar yang sudah tampil 29 kali.
Menyitat data Transfermarkt, kekalahan dari Borneo FC membuat Persija Jakarta sudah kalah enam kali dari 13 laga tandang yang telah dimainkan sejauh ini.
Tercatat, pasukan Thomas Doll hanya berhasil meraih tiga kemenangan dalam periode itu sementara tiga laga lainnya berakhir imbang.
Lebih buruk, dalam 13 laga tandang itu, Persija cuma mampu mencetak 11 gol berbanding 26 gol di laga kandang. Sementara jumlah kebobolan saat jauh dari rumah mencapai 12 gol.
"Ini permainan yang kami bisa tunjukkan saat laga tandang. Kami kesulitan menang karena kami banyak melakukan kesalahan individu," kata Thomas Doll usai pertandingan kontra Borneo FC, Rabu (8/3/2023).
Pelatih berkebangsaan Jerman itu merasa Persija sejatinya bisa membalikkan keadaan dalam pertandingan tersebut. Namun, Riko Simanjuntak dan kawan-kawan tidak bisa manfaatkan peluang dengan baik.
Baca Juga: Klasemen BRI Liga 1 2022/2023 Usai Persija Jakarta dan Persib Bandung Kompak Kalah
"Sebetulnya saat kami mencetak gol, saya melihat Borneo FC Samarinda sudah mencapai titik kelelahan. Tapi kami tidak bisa memanfaatkan itu," kata Thomas.
“Kesalahan ini selalu terjadi, sama seperti kekalahan dari Persis, Persib, dan Bhayangkara. Jadi hal ini tidak membuat saya kaget,” pungkas eks juru formasi Borussia Dortmund tersebut.
Berita Terkait
-
Dihajar Borneo FC, Peluang Juara Persija di BRI Liga 1 Hampir Tertutup, Nyerah Kejar PSM Makassar?
-
Barnabas Sobor Diambang Ukir Sejarah untuk Sepak Bola Indonesia, Hikmah Dicoret Shin Tae-yong?
-
Alasan Jadwal Persija vs Persib dan Persebaya vs Arema FC Berlangsung Bulan Ramadhan
-
Daftar Pemain yang Ikut TC Kedua Timnas Indonesia U-22, Tak Ada yang Tampil Reguler di Liga 1
-
Aidil Sharin Pastikan Persikabo 1973 Siap Tempur Hadapi PSM Makassar
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia
-
Pujian Setinggi Langit Ajax Soal Debut Maarten Paes, Dibilang Punya Peran Kunci!
-
Buntut Panjang Kasus Rasisme Vinicius Jr, Muncul Wacana Prestianni Law
-
Maarten Paes Kecewa Usai Debut Bareng Ajax Amsterdam, Ini Penyebabnya
-
Lawan Persita, Manajemen Persib Tutup Tribun Selatan dan VBS, Imbas Insiden di ACL 2?