Suara.com - PSIS Semarang memperpanjang puasa kemenangan menjadi 7 laga beruntun setelah kalah 0-3 dari tuan rumah Barito Putera pada laga tunda pekan ke-20 BRI Liga 1 2022/203, Minggu (26/3/2023) malam WIB.
Pada laga di Stadion Demang Lehman, Martapura, tiga gol Barito Putera pada laga kali ini diciptakan lewat Eksel Timothy Runtukahu menit ke-29, Gustavo Henrique menit ke-45 dan Rizky Pora menit ke-85.
Sementara puasa kemenangan Laskar Mahesa Jenar sendiri saat ini adalah tiga kali imbang dan empat kali kalah.
Yang menyedihkan tentunya adalah kekalahan yang didapat secara beruntun masing-masing kalah 2-3 dari Bhayangkara FC, 0-2 dari Madura United FC, dibantai 1-6 oleh Borneo FC dan terakhir digulung 0-3 oleh Barito Putera.
Tentunya ini juga menjadi pekerjaan rumah nan besar bagi pelatih Gilbert Agius. Pasalnya di bawah asuhan pelatih asal Malta ini, PSIS masih belum pernah merasakan kemenangan.
"Saya mohon maaf atas hasil ini. Saya di sini bersama pemain bagaimana kita akan terus mempersiapkan untuk laga selanjutnya,” kata Gilbert Agius usai pertandingan seperti dikutip dari laman resmi LIB.
Ditanya mengenai pemain belakang yang banyak melakukan kesalahan, dia memberikan catatan tersendiri. “Inilah sepak bola, pemain sepak bola manapun akan melakukan kesalahan. Untuk pemain muda mungkin butuh pendampingan mental agar mereka bermain lebih baik lagi,” tambah mantan pelatih timnas Malta itu.
Sementara pemain PSIS, Oktafianus Fernando mengatakan sebenarnya tim sudah mengawali laga dengan baik. “Namun namanya sepak bola kita bisa melakukan kesalahan dan dihukum dengan gol. Semoga di laga selanjutnya kesalahan itu tidak terulang lagi,” tegas pemain yang akrab disapa Ofan ini.
Kekalahan keempat beruntun itu membuat PSIS harus melorot posisinya di papan klasemen sementara dengan menempati tangga nomor 13 dengan 35 poin.
Baca Juga: Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Kembali Menang Lawan Burundi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat