Suara.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia senior, Sandy Walsh, menunjukkan rasa nasionalisme tinggi usai mengatakan bahwa dirinya lebih memilih bisa memenangkan gelar bersama Timnas Indonesia dibanding juara bersama klubnya.
Belum lama ini, Sandy Walsh membuat konten tanya jawab di akun YouTube pribadinya. Ada satu pertanyaan menarik yang disorot oleh bek kanan berusia 28 tahun ini.
Sebab, Sandy Walsh ditanya apakah ia akan memilih juara Piala Asia bersama Timnas Indonesia, atau ia lebih senang jika berhasil meraih gelar Liga Champions di Eropa bareng klubnya.
Mendapatkan pertanyaan itu, pemain kelahiran Brussels sempat bingung menjawabnya. Akan tetapi, ia kemudian memilih menang Piala Asia bersama Timnas Indonesia.
"JIka saya bisa memanangkan Liga Champions dengan tim manapun atau Piala Asia bersama Indonesia, saya akan memilih memenangkan Piala Asia bersama Indonesia. Karena ya meraih trofi untuk negaramu sangat besar, terutama Piala Asia," ujar Sandy Walsh.
Jawaban itu menunjukkan bahwa pemain KV Mechelen ini tidak main-main membela Timnas Indonesia. Meski belum mencatatkan debut karena beberapa halangan, ia selalu menunjukkan cintanya dan berhasrat segera membela skuad Garuda.
Maka dari itu, Sandy Walsh sudah tidak sabar ingin tampil di bawah asuhan Shin Tae-yong pada FIFA Matchday Juni 2023 nanti.
Pertandingan tersebut juga akan berguna sebagai persiapan Piala Asia 2023 yang bakal digelar Januari 2024 di Qatar. Kalau tak ada aral melintang, Timnas Indonesia memang akan tampil di pesta sepak bola Asia tersebut.
[Bolatimes]
Baca Juga: Drawing SEA Games 2023, Timnas Indonesia Kemungkinan Satu Grup dengan Malaysia dan Vietnam
Berita Terkait
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat