/
Jum'at, 07 April 2023 | 08:44 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. (Dok. PSSSI)

SUARA GARUT - Sanksi FIFA untuk Indonesia sebagai dampak pembatalan tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, sudah turun.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan, FIFA hanya memberi sanksi ringan, dan dengan sanksi itu Indonesia terhindar dari pengucilan sepakbola dunia.

Erick Thohir menyebut, sanksi FIFA tersebut hanya berupa pembekuan Dana FIFA Forward untuk PSSI.

"Saya hanya bisa berucap, Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT dan doa dari seluruh rakyat Indonesia khususnya para pecinta sepakbola, Indonesia bisa terhindar dari sanksi berat pengucilan dari sepakbola dunia," dikutip dari laman PSSI, Jumat (7/3/2023).

Dengan sanksi ini, kata Erick Thohir, Indonesia masih bisa melanjutkan melanjutkan program transformasi sepakbola bersama FIFA. 

Dengan sanksi ini, Indonesia juga masih bisa bermain di SEA Games pada akhir bulan ini.

Kesimpulannya, dengan sanksi ini, Indonesia tetap masih bisa bermain di perhelatan sepakbola internasional.

Lalu berapa total dana FIFA Forward yang dibekukan untuk PSSI tersebut? 

Erick Thohir pernah menjelaskan, Indonesia mendapat bantuan dana FIFA Forward besarnya US$5,6 juta atau setara Rp83,6 miliar.  

Baca Juga: Hiii! Suara Tangis Bayi Di Jembatan Jonggol Bikin Pemotor Terkejut Merinding, Setelah Dicek Ternyata...

Dana inilah yang dibekukan FIFA sebagai sanksi pembatalan tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Pembatalan dana ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Dana FIFA Forward kebijakan FIFA yang baru yang digulirkan Januari 2023. (*)

Load More