Suara.com - Pelatih Napoli, Luciano Spalletti geram dengan keputusan wasit saat timnya bermain imbang 1-1 dengan AC Milan dalam leg kedua perempat final Liga Champions 2022-2023, Rabu (19/4/2023).
Spalletti menganggap hasil akhir bisa berbeda andai wasit memberikan hadiah penalti ketika winger AC Milan Rafael Leao menekel keras Hirving Lozano di kotak terlarang pada menit ke-36.
Dalam tayangan ulang, Lozano yang tengah merangsek masuk ke kotak penalti mendapat tekel keras dari Leao. Kaki winger asal Portugal itu terlihat mengenai engkel Lozano alih-alih si kulit bundar.
Wasit final Piala Dunia 2022, Szymon Marciniak kemudian memberi sinyal untuk mengulas kejadian itu melalui video assistant referee (VAR), tetapi bergeming dan tidak memberikan hadiah penalti pada Napoli.
Menurut Spalletti, keputusan tersebut sangat krusial karena bisa mengubah jalannya pertandingan. Saat itu skor masih 0-0 dan Napoli dianggap bisa memberi tekanan lebih andai mendapat satu gol cepat di babak pertama.
"Anda melihat dari tayangan ulang bahwa pergelangan kaki [Hirving Lozano] bergerak dan dia tidak menguasai bola. Itu hukuman penalti yang jelas, Anda tidak bisa tidak melihatnya," tegas Spalletti dikutip Football Italia, Rabu (19/4/2023).
"Itu bukan kontak, itu pelanggaran, jika tidak, pergelangan kakinya akan berubah seperti itu. Ini berisiko keseleo. Anda tidak mungkin gagal melihat itu [sebagai pelanggaran]."
“Tapi kemudian orang mengatakan kami mengeluh.. Hukuman [penalti] yang kami berikan [kepada AC Milan] naif, ini juga hukuman yang jelas.”
Dalam prosesnya, pasca dikecewakan wasit, Napoli justru kebobolan di menit ke-43 melalui Olivier Giroud yang membalas kesalahannya setelah gagal mencetak gol lewat penalti pada menit 22.
Baca Juga: Hasil Chelsea vs Real Madrid: Menang 2-0 di Stamford Bridge, Los Blancos ke Semifinal Liga Champions
Dia mengonversi umpan Rafael Leao yang beberapa saat sebelumnya mengobrak-abrik pertahanan Napoli dengan solo run dari tengah lapangan.
Di babak kedua, Napoli memiliki kesempatan menyamakan kedudukan pada menit ke-82 tetapi tendangan penalti Khvicha Kvaratskhelia mampu digagalkan Mike Maignan.
Napoli akhirnya menyamakan kedudukan melalui tandukkan Victor Osimhen di penghujung laga tetapi hal itu sudah terlambat dan mereka pun dipastikan kalah agregat 1-2 karena tumbang 0-1 di San Siro pekan lalu.
“Pertama-tama, kami mengucapkan selamat kepada Milan atas kelolosan mereka. Mereka memainkan dua pertandingan di mana mereka memaksimalkan peluang mereka, yang merupakan tanda dari tim yang matang yang tahu kapan harus menekan pedal gas dan kapan harus bertahan dalam jumlah,” kata Spalletti.
“Saya juga ingin memuji para pemain saya, karena musim Liga Champions kami dimainkan di level yang sangat tinggi. Kami membayar untuk beberapa momen naif, kami membayar untuk kurangnya pengalaman dalam menghadapi momen pertandingan."
Berita Terkait
-
Rekor Ngeri AC Milan di Semifinal Liga Champions, Tanda-tanda Juara?
-
Bayern Munich vs Manchester City, Thomas Tuchel Pastikan Sadio Mane Masuk Skuad
-
Chelsea Disingkirkan Real Madrid, Frank Lampard Sesalkan Timnya Gagal Manfaatkan Peluang
-
Prediksi Inter Milan vs Benfica di Liga Champions: Head to Head, Skor dan Link Live Streaming
-
Hasil Liga Champions Dini Hari Tadi: Real Madrid dan AC Milan Lolos ke Semifinal
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini