Suara.com - Berikut tiga pemain PSM Makassar dengan nilai pasar tertinggi, di mana salah satunya merupakan pemain lokal berposisi penyerang tengah. Siapa saja?
PSM Makassar menjadi tim terbaik di Indonesia saat ini, menyusul keberhasilannya merengkuh gelar juara Liga 1 musim 2022-2023.
Tim berjuluk Juku Eja ini mampu keluar sebagai juara di pekan ke-32, kala mengalahkan tuan rumah Madura United dengan skor 3-1 pada 31 Maret 2023 lalu.
Pasca menang atas Madura United, perolehan poin PSM pun tak mampu dikejar oleh para pesaingnya, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung, sehingga berhak merengkuh gelar juara Liga 1.
Keberhasilan menjuarai Liga 1 2022-2023 ini pun mengakhiri penantian panjang PSM untuk bisa menjuarai kompetisi teratas sepak bola Tanah Air.
Sebelum menjadi juara Liga 1 2022-2023, tim kebanggaan kota Makassar ini terakhir kali menjadi kampiun pada tahun 2000 silam.
Gelar juara Liga 1 ini pun menjadi gelar berkesan bagi para pemain PSM sekaligus sang pelatih, Bernardo Tavares.
Bagi pelatih berpaspor Portugal itu, gelar Liga 1 2022-2023 menjadi gelar berkesan karena berhasil menjadi juara di musim pertamanya di Indonesia.
Sedangkan bagi para pemain PSM, gelar ini membuat nama mereka melambung, dan sekaligus meningkatkan nilai pasar mereka di kancah sepak bola.
Baca Juga: 3 Pelatih Top yang Nganggur Sebelum Berkarier di Liga Indonesia
Berkaca pada nilai pasarnya, siapa saja para pemain PSM dengan nilai pasar tertinggi saat ini? Berikut daftarnya.
Yuran Fernandez menjadi pemain dengan nilai pasar termahal di PSM saat ini. Diketahui, nilai pasarnya mencapai Rp5,3 miliar.
Nilai pasar sebesar ini tak lepas dari kontribusi bek berusia 28 tahun itu. Ia menjadi kunci di lini pertahanan PSM sehingga menjadi tim paling sedikit kebobolan kedua di Liga 1 2022-2023, di belakang Persija Jakarta.
Hebatnya, Yuran Fernandes mampu menjadi kunci pertahanan PSM di musim pertamanya. Ia baru bergabung pada 2022 lalu bersamaan dengan datangnya Bernardo Tavares.
2. Wiljan Pluim
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?