Suara.com - Penyerang Jerman Marco Reus resmi memperpanjang kontraknya bersama klubnya, Borussia Dortmund satu tahun lebih lama sampai tahun 2024.
Perpanjangan kontrak ini membuat Reus akan bermain untuk tim berjuluk Die Borussen itu selama 12 tahun.
“Kapten Marco Reus telah memperpanjang kontraknya dengan BVB (Dortmund) selama satu tahun lagi. Lahir di Dortmund, ia akan memulai musim ke-12nya sebagai pemain profesional dengan seragam hitam kuning musim panas ini,” demikian pengumuman resmi klub, Jumat (28/4/2023).
Saat menyetujui penandatanganan kontrak, Reus mengungkapkan bahwa ia masih mempunyai ambisi besar yaitu membawa klub yang membesarkan namanya itu menjadi juara Bundesliga.
“Kami sebagai tim, seperti semua penggemar kami, memiliki satu tujuan besar dalam pikiran yang menjadi fokus kami semua, kami ingin menjadi juara Jerman,” ucap Reus.
Reus menambahkan, sejak didatangkan dari Borussia Monchengladbach pada tahun 2012, ia sangat mencintai klub yang berbasis di Signal Iduna Park tersebut.
Ia pun mengutarakan kegembiraannya setelah diberi kesempatan untuk membela Dortmund satu tahun lebih
lama.
“Bagi saya tidak ada yang lebih baik daripada mencetak gol di depan fans terbaik di dunia dan di stadion terindah di dunia dan merayakan kemenangan bersama,” ucap Reus.
“Itu sebabnya saya senang bahwa saya telah memperpanjang kontrak untuk satu tahun lagi, karena saya selalu mengatakan bahwa saya lebih suka tidak bermain untuk klub lain dalam karir saya daripada untuk BVB,” lanjutnya.
Baca Juga: Alejandro Garnacho Pilih Main di Piala Dunia U-20 2023 Argentina ketimbang Bela MU di Final Piala FA
Di musim ini, penyerang sayap berusia 34 tahun itu telah memainkan 26 laga bersama klub dan mencetak 8 gol.
Selama berseragam hitam kuning, Reus telah mencatatkan total 382 pertandingan di seluruh kompetisi dan mencetak 161 gol.
Pesepakbola kelahiran 31 Mei 1989 itu telah memenangkan beberapa gelar bergengsi selama satu dekade periode membela Dortmund, di antaranya 3 kali Piala Super Jerman (2013/2014, 2014/2015, 2019/2020) dan 2 kali DFB Pokal (2016/2017, 2020/2021).
Berita Terkait
-
Inter Milan Punya Monster Baru! Cuma 7 Menit di Lapangan, Bikin Dortmund Tumbang
-
Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan
-
Kutukan Trofi Berakhir, Harry Kane Siap Setia Lebih Lama Bareng Bayern Muenchen
-
Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Inter Milan: Duel Penentuan Zona 8 Besar
-
Harry Kane Dihabisi di Media Sosial, Augsburg Ejek Bintang Bayern Usai Kemenangan Sensasional
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia