Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengaku butuh bantuan psikolog untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain. Ini karena Garuda Muda tidak berkumpul bersama-sama sejak awal untuk bertarung di SEA Games 2023.
Indra Sjafri menjelaskan psikolog dihadirkan untuk meningkatkan kekompakan pemain. Pasalnya, ada sejumlah pemain yang hadir belakangan seperti Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan.
"Ini terus terang yang baru berkumpul lengkap 'kan 5 hari sebelum kami ke Kamboja pada tanggal 25 April 2023. Dari setiap pertandingan, anak-anak chemistry semakin baik," kata Indra Sjafri dalam keterangannya.
"Saya juga minta bantu tim psikolog hadir ke Kamboja. Ini untuk buat mereka semakin jadi satu dan masalah mental kami dibantu oleh tim psikolog," terang juru formasi asal Sumatera Barat itu.
Adapun Timnas Indonesia U-22 sudah menjalani dua pertandingan Grup A SEA Games 2023. Hasilnya, Marselino Ferdinand dan kawan-kawan sukses menundukkan Filipina 3-0 pada 29 April dan Myanmar pada 4 Mei mendatang.
Kemenangan di dua laga tersebut tentu membuka kans Timnas Indonesia U-22 lolos ke semifinal. Kini, Garuda Muda menduduki puncak klasemen sementara dengan raihan 6 poin.
"Ini pertandingan kedua dari kami dan sesuai dengan rencana, bahwa pertandingan pertandingan di grup akan ada rotasi pemain," jelas Indra Sjafri.
"Ini bukan dalam rangka recovery karena recovery kita cukup panjang, tapi dalam rangka untuk mencari dream team, untuk nanti insya Allah tampil di semifinal dan final," pungkasnya.
Baca Juga: Pelatih Myanmar Akui Timnas Indonesia U-22 Tak Tertandingi di Grup A SEA Games 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026