Suara.com - Manajer Newcastle United Eddie Howe menilai pertandingan tandang melawan Leeds United di Elland Road dalam lanjutan Liga Inggris musim 2022/2023 akan berlangsung dengan atmosfer yang intens.
"Kami tahu ini akan menjadi kesempatan yang hebat, suasana yang hebat. Elland Road adalah tempat yang brilian untuk bermain, jadi kami menantikannya, tetapi kami harus siap untuk apa yang akan terjadi,” kata Howe, dilansir dari laman resmi klub, Sabtu (13/5/2023).
“Ini akan menjadi atmosfer yang intens,” tambahnya.
Menurut Howe, penampilan anak-anak asuhnya di awal pertandingan akan menentukan hasil akhir laga yang akan berlangsung Sabtu pukul 18.30 WIB itu.
“Seperti yang saya katakan, awal pertandingan akan sangat penting. Saya pikir 15, 20 menit pertama itu akan berdampak besar pada apa yang terjadi setelahnya,” ucap Howe.
Di laga terakhir, Newcastle baru saja menelan kekalahan kandang melawan Arsenal dengan skor 0-2 melalui gol Martin Odegaard dan gol bunuh diri Fabian Schar pada pekan lalu.
Mengomentari pertandingan sebelumnya, Howe mengatakan banyak hal positif yang bisa diperoleh meski timnya menelan kekalahan dari The Gooners.
"Kami telah menganalisis permainan Arsenal dan ada banyak hal. Hampir mendekati penampilan yang sangat bagus,” kata Howe.
“Saya merasa, satu-satunya hal yang hilang pada hari itu adalah kemampuan kami untuk mengambil peluang, jika tidak, maka pertandingan itu bisa menjadi kinerja yang mirip saat menjamu Manchester United dan permainan bagus lainnya saat kami bermain di kandang dalam beberapa pekan terakhir,” tambahnya.
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Wolves di Liga Inggris: Head to Head, Susunan Pemain, Skor
Laga Newcastle melawan Leeds akan menjadi laga hidup mati untuk kedua tim. Pasalnya, tiga poin akan sangat berarti bagi The Magpies untuk mengamankan posisi empat besar, sedangkan tiga poin juga akan sangat berarti bagi armada Sam Allardyce untuk lolos dari zona degradasi.
Kini, Newcastle berada di posisi ketiga dengan 65 poin dari 34 pertandingan. Sementara Leeds berada di zona merah, posisi 19, dengan 30 poin dari 35 pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal