Suara.com - Laga terakhir pekan ke-36 Liga Inggris 2022/2023 menghadirkan duel Leicester City vs Liverpool. Leicester akan menjamu Liverpool di Stadion King Power, Selasa (16/5/2023) dini hari WIB.
Laga ini sangat krusial bagi kedua tim, khususnya Leicester yang butuh poin penuh untuk lolos dari jerat degradasi.
Saat ini The Foxes --julukan Leicester-- masih berada di zona merah tepatnya di peringkat ke-19 dengan koleksi 30 poin dari 35 laga yang telah dimainkan.
Leicester masih berjarak dua poin dari Everton di zona aman di peringkat ke-17 yang sudah bermain 36 kali.
Sementara itu, Liverpool saat ini berada di peringkat kelima tabel klasemen Premier League dengan raihan 62 poin dari 35 pertandingan.
The Reds --julukan Liverpool-- asuhan Jurgen Klopp masih sangat mungkin finis di zona Liga Champions.
Saat ini Virgil van Dijk cs masih berjarak empat poin dari Manchester United di peringkat keempat dan Newcastle United di peringkat ketiga dengan jumlah laga yang sama.
Liverpool saat ini tengah on fire setelah menyapu bersih enam laga terakhir di Liga Inggris dengan kemenangan, namun Leicester juga jelas akan sangat ngotot untuk mengambil poin penuh di depan publik sendiri demi tetap bisa bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
Pertandingan Leicester City vs Liverpool dini hari nanti bisa Anda saksikan secara live streaming dengan mengklik link berikut ini.
Baca Juga: Leicester vs Liverpool: Bidik Poin Penuh, The Reds Juga Sambil PDKT ke Youri Tielemans
Berikut empat fakta menarik yang melatarbelakangi duel Leicester City vs Liverpool ini:
1. Leicester cuma menang sekali dalam 13 pertandingan terakhirnya di Liga Inggris (S3, K9).
2. Leicester selalu mencetak gol dalam lima partai terakhirnya di Premier League.
3. Liverpool selalu menang dalam enam pertandingan terakhirnya di Liga Inggris.
4. Leicester selalu menang dalam dua laga kandang terakhirnya melawan Liverpool di Liga Inggris: 3-1 (2020/2021), 1-0 (2021/2022).
Berita Terkait
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
Ditekan Habis oleh Everton, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan