Suara.com - Lorenzo Pellegrini tebar ancaman jelang final UEFA Europa League atau UEL. Kapten AS Roma itu menegaskan timnya akan memberikan segalanya melawan Sevilla di Puskas Arena, Kamis (1/6) pukul 02.00 WIB.
Pellegrini menyebut, timnya akan memberikan segalanya seperti saat memenangkan UEFA Conference League (UECL) musim lalu.
Pesepak bola asal Italia itu mengungkap, kebiasaan memberikan segalanya di laga final sudah diajarkan oleh sang pelatih Jose Mourinho.
Adapun, final di Puskas Arena nanti menjadi final turnamen antar klub kedua berturut-turut “The Special One” selama melatih Giallorossi.
“Seperti yang telah kami tunjukkan, kami memberikan segalanya di Conference League dan memenangkannya terasa luar biasa. Tahun ini, kami telah memberikan segalanya di Liga Europa dan kami sangat ingin memenangkannya,” kata Pellegrini dalam konferensi persnya jelang laga final UEL, dilansir melalui laman resmi AS Roma, Rabu.
“Begitulah cara kami diprogram, dan itu juga berkat pelatih, yang sangat perhatian baik dalam hal sepak bola maupun secara pribadi, mencoba mendorong Anda untuk memberikan segalanya,” kata Pellegrini.
Perjalanan Roma di Europa League dimulai ketika tim Serigala Ibu Kota itu finish di posisi enam klasemen akhir Serie A 2021/2022.
Memasuki babak penyisihan grup, mereka tergabung dalam Grup C dan lolos ke babak play-off 16 besar sebagai runner-up dengan koleksi 10 poin (3W, 1D, 2L).
Di babak tersebut, Roma mengandaskan Red Bull Salzburg dengan agregat 2-1 dan lolos ke babak 16 besar untuk menantang wakil Spanyol Real Socieded.
Di babak 16 besar, Roma menang agregat 2-0 dari Socieded dan perjalanan mereka berlanjut ke babak perempat final. Di babak delapan besar itu, Roma menyingkirkan Feyenoord dengan agregat 4-2.
Roma lalu masuk babak semifinal dan berhasil lolos ke babak final dengan menyingkirkan tim asuhan Xabi Alonso Bayer Leverkusen dengan agregat 1-0.
“Akibatnya, saya yakin final ini akan menjadi puncak dari perjalanan yang menantang namun indah ini. Kami tidak sabar untuk bermain besok,” ucap Pellegrini dengan perasaan antusias menyambut final keduanya secara berturut-turut bersama Roma.
Pellegrini mengatakan, laga final UEL nanti akan menjadi pertandingan yang sulit karena tim lawan merupakan tim hebat dan kerap bermain sepak bola dengan intensitas tinggi.
Selain itu, Sevilla merupakan tim pengoleksi gelar UEL paling banyak yaitu enam kali (2005/2006, 2006/2007, 2013/2014, 2014/2015, 2015/2016, 2019/2020).
“Saya pikir itu karena mereka adalah tim hebat yang terbiasa bermain dengan intensitas tertentu dan pada level teknis dan taktis tertentu. Kami tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi itu juga akan terjadi pada mereka. Setidaknya ini yang kami persiapkan,” ucap Pellegrini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
Ditahan Imbang Everton, Pep Guardiola Pasrah Soal Perburuan Gelar Juara
-
AC Milan hingga Juventus Berebut Tanda-tangan Bek Manchester City, Siapa yang Dapat?
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
-
Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Jalan ke Jepang Terbuka, SSB Indonesia Bisa Tantang Akademi Elite Dunia