Suara.com - Rekrutan baru Manchester City, Mateo Kovacic mengakui kariernya 'upgrade berkali-kali lipat' usai resmi bergabung tim peraih treble winners tersebut di bursa transfer musim panas 2023 ini.
Kovacic menyatakan dirinya sudah mengambil keputusan yang tepat untuk meninggalkan Chelsea, dan bergabung dengan Manchester Biru mulai musim 2023/2024.
Manchester City telah resmi mengumumkan Kovacic sebagai pemain baru mereka pada Rabu (28/6/2023), dengan gelandang Timnas Kroasia itu menandatangani kontrak empat tahun.
Kovacic mengatakan, kehadirannya di City dilandasi keinginan untuk terus meraih trofi demi trofi selepas meraih kesuksesan bersama Dinamo Zagreb, Real Madrid, dan Chelsea.
“Dalam sepak bola, saya selalu berpikir apa yang terjadi kemarin biarkan berlalu. Kami perlu melihat yang ada sekarang dan besok,” ujar Kovacic dilansir laman resmi City.
“Saya menikmati tahun-tahun yang menyenangkan di klub saya sebelumnya. Tetapi sekarang saatnya untuk membuka halaman baru dan meraih kemenangan," lanjut pemain berusia 29 tahun itu.
“Menurut saya, City adalah klub yang sempurna, di mana Anda bisa menang banyak gelar. Dan saya akan melakukan yang terbaik untuk mencoba menang setiap tahun, karena pada akhirnya itu adalah hal terpenting dalam sepakbola, mengumpulkan trofi.”
"Tak diragukan, ini adalah klub yang luar biasa, yang bergelimang kesuksesan dalam beberapa tahun terakhir. Bagi saya pribadi, saya merasa ini sebuah upgrade berkali-kali lipat dalam karier saya. Sebuah kehormatan dan kebanggaan bisa gabung tim peraih treble."
Kovacic menambahkan, ia sudah sejak lama mengangumi City sebagai klub yang mampu tampil konsisten. Itu berdasarkan pengalamannya menghadapi City selama lima musim.
Baca Juga: Resmi Gabung Barcelona, Ilkay Gundogan Mimpi Jumpa Manchester City di Final Liga Champions
“Ketenangan dalam menguasai bola, dan kemauan untuk mencoba menekan sepanjang waktu sungguh luar biasa. Cara mereka menetapkan standar, sangat tinggi, dan melakukannya secara konsisten,” kata Kovacic.
“Mereka tak hanya memperlihatkan gaya permainan ini di dua atau tiga pertandingan, melainkan sepanjang musim. Buat saya, itu adalah hal paling mengesankan. Konsistensi tim ini sangat luar biasa.”
“Itu menunjukkan mentalitas dan konsistensi. Saya pikir hal yang paling sulit dalam sepakbola adalah menjaga konsistensi. Jika ada tim yang memilikinya, itu adalah Manchester City.”
“Setiap tahun berjuang sampai akhir untuk semua gelar, dan itu statistik yang luar biasa. Sekarang mereka juga (sudah) memenangkan Liga Champions, jadi saya pikir itu merupakan dorongan besar untuk kepercayaan diri klub. Saya sekarang menjadi bagian darinya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati