Suara.com - Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali mengakui pihaknya tengah melirik Timnas Portugal untuk menjadi lawan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday. PSSI ingin mendatangkan Portugal sebelum Cristiano Ronaldo pensiun.
Zainudin Amali menjelaskan komunikasi antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) akan segera diupayakan.
Ia berharap ada kabar baik agar Timnas Indonesia bisa melawan Selecao das Quinas --julukan Timnas Portugal secepatnya, setelah baru-baru ini skuad Garuda juga menjajal lawan kelas dunia yakni Timnas Argentina di FIFA Matchday Juni 2023.
"Dalam setahun itu, kami dapat delapan kali FIFA Matchday. Minimal satu dari delapan itu Pak Erick Thohir (Ketua Umum PSSI) akan mengisi levelnya seperti Argentina," kata Zainudin Amali kepada awak media, Selasa (27/6/2023).
"Kami ada keinginan mendatangkan Portugal," beber mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.
Tidak hanya antarfederasi, komunikasi juga dilakukan melalui duta besar. Zainudin berharap Portugal bisa datang sebelum sang megabintang, Cristiano Ronaldo, yang kini sudah berusia 38 tahun, memutuskan pensiun dari sepak bola internasional.
"Kami sudah komunikasi dengan Duta Besar Indonesia di sana (Portugal). Cuma jangan sampai (Cristiano) Ronaldo sudah pensiun (baru melawan Timnas Indonesia)," tutur Waketum PSSI.
Harapan PSSI tidak hanya di Portugal, tapi negara kuat seperti Brasil, Spanyol hingga Maroko yang menggebrak pada Piala Dunia 2022 juga masuk daftar calon lawan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday.
Hanya saja, diakui Zainudin, agak sulit untuk mencari jadwal yang cocok.
Baca Juga: Jersei Nomor 9 Real Madrid Takkan Disentuh Pemain Lain sampai Kylian Mbappe Datang
"Selain itu ada Maroko, Brasil, Spanyol, dan mungkin juga Prancis. Kami akan mencoba, meski tidak mudah karena harus mencocokkan jadwal," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan