Suara.com - Chairman Karya Rama Prima (KaerPe) yang juga ahli argonomi, Qamal Mutaqin sempat mengkritik kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS). Namun belakangan, dia mengaku tak mengerti soal sistem hybrid yang digunakan stadion tersebut.
Hal itu diungkapkan Qamal Mutaqin saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club yang tayang di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club pada Kamis (6/7/2023).
Pada awalnya, Qamal mengakui bahwa dirinya yang memberitahu Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono bahwa rumput JIS saat ini dalam kondisi yang tidak baik.
Berdasarkan hasil evaluasi dan masukan dari Qamal Mutaqin, Basuki kemudian mengatakan bahwa kualitas rumput JIS tidak masuk standar FIFA.
"Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," ujar Basuki beberapa waktu lalu.
Kini, dalam acara Indonesia Lawyers Club, Qamal Mustaqin mengakui dirinya tidak mengerti teknologi rumput hybrid yang digunakan JIS.
Hal itu terungkap setelah dirinya mendapat pertanyaan dari Karni Ilyas selaku host dalam acara tersebut.
Pada awalnya, Qamal Mustaqin menjelaskan bahwa Karya Rama Prima (KaerPe) yang dibawahinya merupakan vendor penyedia rumput golf maupun sepak bola yang cukup berpengalaman.
"FIFA di Piala Dunia U-20 tunjuk kami untuk merenovasi. Total 26 stadion. sampai sekarang kami koordinasi dengan mereka," kata Qamal.
Baca Juga: Persija Kena Dampak Renovasi JIS, Jakmania 'Geruduk' Pj Gubernur DKI
Karni Ilyas lalu bertanya balik kepada Qamal. Kalau memang vendor yang dibawahinya memiliki pengalaman mumpuni, kenapa tidak jadi pihak yang memasang rumput JIS?
Di sinilah Qamal mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengerti terkait teknologi rumput hybrid yang diterapkan di Jakarta International Stadium (JIS).
"Kami tak mengerti dengan sistem karpet dilapisi pasir lalu ditanam rumput," ujar Qamal menjelaskan terkait sistem penanaman rumput di JIS.
Seakan bingung, Karni Ilyas pun melontarkan pertanyaan lagi kepada Qamal, "[Kalau tidak mengerti] lalu bagaimana memperbaikinya?".
Qamal pun menjelaskan bahwa karena tidak mengerti itulah dirinya memberi saran agar rumput JIS diganti total saja. Selain perbedaan teknologi, waktu yang mepet juga disebutnya jadi pertimbangan agar rumput stadion yang dibangun di era mantan Gubernur Anies Baswedan itu sebaiknya diganti.
"Makanya kami bilang diambil [rumputnya], dikeluarkan," jelas Qamal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda