Suara.com - Saddil Ramdani jadi pembicaraan setelah ketahuan menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia. Fans Negeri Jiran menyerukan agar Saddil dinaturalisasi demi bisa membela Harimau Malaya.
Sebagai fans, para pendukung Timnas Malaysia boleh saja berharap Saddil Ramdani membelot dari Timnas Indonesia untuk memperkuat tim Negeri Jiran.
Namun, peluang untuk melihat Saddil Ramdani dinaturalisasi demi bermain untuk Timnas Malaysia harus diulas menurut aturan FIFA terkait perpindahan asosiasi pemain.
Melansir Goal, Selasa (18/7/2023), FIFA sejak tiga tahun lalu memang telah melonggarkan aturan terkait kriteria pemain yang ingin berganti tim nasional.
Amandemen statuta FIFA itu telah disetujui pada Kongers ke-70 yang berlangsung 18 September 2020 lalu yang membawa angin segar bagi para pemain yang ingin pindah tim nasional.
Sebelum mengalami amandemen atau revisi, aturan FIFA terkait seorang pemain berganti asosiasi sangatlah ketat. Para pemain bisa pindah tim nasional jika tidak pernah bermain atau setidaknya cuma bermain di laga non resmi atau persahabatan bersama negara pertamanya.
Kini, aturan itu berubah dan lebih longgar. Para pemain bisa mengubah kewarganegaraan selama mereka berusia di bawah 21 tahun saat membela negara awal.
Selain itu, mereka hanya bermain kurang dari tiga kali bersama negara awal tersebut di level internasional resmi kecuali di turnamen-turnamen kontinental seperti Piala Asia, Piala Afrika, Piala Oseania, Piala Eropa, Copa America, Piala Emas CONCACAF, atau Piala Dunia.
Andai syarat-syarat itu terpenuhi, pemain yang ingin pindah asosiasi harus menunggu 3 tahun dari kali terakhir mereka tampil dengan asosiasi awal untuk berpindah ke tim nasional baru mereka.
Baca Juga: Presiden FAT Somyot Poompanmoung Dituduh Korupsi, Sunat Dana Liga Thailand Tiap Bulan
Merujuk aturan-aturan tersebut, Saddil Ramdani jelas tidak masuk kriteria pemain yang masih bisa mengubah asosiasi atau tim nasionalnya.
Pasalnya, Saddil Ramdani sudah bermain untuk Timnas Indonesia level senior lebih dari tiga kali. Menyitat Transfermarkt, dia sudah tampil 22 kali sejak debut pada 21 Maret 2017.
Selain itu, Saddil kali terakhir membela Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday Juni 2023 kontra Palestina pada 14 Juni lalu ketika usianya sudah menginjak 24 tahun alias sudah tak kompatibel dengan syarat FIFA terkait usia di bawah 21 tahun.
Kesimpulannya, fans Malaysia cuma menyampaikan harapan tanpa tahu naturalisasi atau perpindahan Saddil Ramdani menjadi pemain Timnas Malaysia sudah tak mungkin merujuk aturan FIFA.
Saddil diketahui menjadi bintang dan pesepak bola asing yang dicintai fans Malaysia setelah tampil apik bersama Sabah FC di Liga Super Malaysia.
Apalagi, Saddil juga ketahuan menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia seperti dalam sebuah video yang diunggah akun @nocontextbolamy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Spalletti Menghilang usai Juventus Disingirkan Galatasaray, Chiellini Pasang Badan
-
Calvin Verdonk Main Sangar Lawan Angers, Tiket Liga Champions Kini Bukan Sekadar Mimpi Bagi Lille
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Tanpa Bojan Hodak, Persib Tetap Optimistis Gilas Madura United di GBLA
-
MU Siap Redam Persib, Absennya Bojan Hodak Tak Dianggap Keuntungan
-
Era Baru Timnas Indonesia, Marc Klok Bicara Chemistry dan Filosofi Jelang FIFA Series 2026
-
Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang
-
Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Jawa Ini Jadi Opsi Terbaik Lini Pertahanan Timnas Indonesia
-
Pengganti Bojan Hodak Buka Suara Redam Serangan Tengah dan Set Piece Madura United