Suara.com - Prestasi dan kontribusi gelandang bertahan, Resky Fandi Witriawan, terhadap Persija Jakarta dalam tiga pertandingan awal Liga 1 musim 2023/2024 mendapat pengakuan dari pelatih Thomas Doll.
Keberhasilannya dalam memenangkan banyak duel bola dan memberikan keseimbangan tim membuatnya menjadi pemain kunci yang tak tergantikan. Meskipun kiprahnya di lapangan begitu berarti, namun sayangnya, perhatian publik dan penggemar Persija belum sepenuhnya tertuju padanya.
"Setiap pemain menurut saya penting, tapi Resky selalu memberikan yang terbaik di lapangan. Di setiap laga, dia yang menentukan bagaimana performanya di lapangan," kata pelatih Thomas seperti dikutip dari laman resmi Persija.
Thomas Doll, pelatih Persija, sangat mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan oleh Resky Fandi Witriawan selama pertandingan. Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa setiap pemain memiliki peran penting, tetapi Resky selalu memberikan yang terbaik di lapangan dan konsisten dalam penampilannya.
Ketangguhan dan performa cemerlangnya di lapangan membuatnya menjadi sosok yang menentukan dalam tiap pertandingan Persija.
Pada musim sebelumnya, Resky juga menunjukkan dedikasi yang tinggi kepada timnya. Dari total 34 pertandingan, ia tampil sebagai pemain utama sebanyak 30 kali.
Meskipun mengalami empat kali absen akibat akumulasi kartu kuning dan cedera, namun kiprahnya tetap mengesankan. Kemampuannya dalam memenangi duel-duel bola dan memberikan kenyamanan bagi lini depan membuatnya menjadi pilar utama dalam formasi tim.
Pelatih Thomas Doll dengan jelas menyadari bahwa peran penting Resky dalam tim belum sepenuhnya diakui oleh publik dan para penggemar Macan Kemayoran.
Biasanya, perhatian cenderung lebih tertuju kepada pemain depan seperti Riko Simanjuntak atau sosok-sosok bintang lainnya.
Baca Juga: Siapa Oliver Saludares Bias? Pemain Asing Kelima Persija Siap Merumput di BRI Liga 1 2023/2024
Namun, Thomas menegaskan bahwa peran Resky tak boleh diabaikan begitu saja karena baginya, gelandang bertahan ini memiliki peran yang sangat krusial dalam strategi tim.
"Dia tidak mendapat perhatian besar saat pertandingan karena perhatian itu akan lebih tertuju ke Riko (Simanjuntak) atau pemain depan lainnya. Tapi dia adalah pemain yang penting buat saya," tegas pelatih Thomas.
Tak hanya di level klub, prestasi dan kontribusi Resky diharapkan bisa membawanya ke level timnas Indonesia.
Thomas Doll percaya bahwa suatu saat nanti, Resky akan mendapatkan kesempatan untuk dipanggil membela negara.
Ketekunan dan semangatnya dalam bermain akan menjadi modal berharga untuk bersaing di level sepakbola yang lebih tinggi.
Sebagai pelatih yang pernah menangani tim besar seperti Borussia Dortmund, Thomas Doll memiliki pemahaman yang mendalam tentang bakat dan potensi pemain.
Keyakinannya terhadap potensi Resky Fandi Witriawan menunjukkan bahwa gelandang bertahan ini memiliki masa depan yang cerah di kancah sepakbola Indonesia.
"Ini masalah waktu saja, suatu saat saya yakin dia akan dipanggil ke timnas," pungkas mantan pelatih Borussia Dortmund itu.
Berita Terkait
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
-
Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen
-
Persija Jakarta Samai Poin Persib, Andritany Tegaskan Asa Juara Masih Ada
-
Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?