- Pelatih Mozambik, Chiquinho Conde, meyakini Timnas Indonesia memiliki kualitas pemain dan pelatih yang mumpuni untuk lolos ke Piala Dunia 2030.
- Conde berharap Mozambik dan Indonesia bisa bersua kembali sebagai peserta putaran final Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Portugal, Spanyol, dan Maroko.
- Dukungan hampir 30 ribu suporter di SUGBK dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat perkembangan Timnas Indonesia.
Suara.com - Pelatih Timnas Mozambik, Chiquinho Conde, secara terbuka mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kualitas Timnas Indonesia yang baru saja menumbangkan tim asuhannya.
Ia meyakini Skuad Garuda sudah berada di jalur yang tepat untuk menembus putaran final Piala Dunia 2030 mendatang.
Pernyataan tersebut terlontar usai Mozambik dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 oleh armada Merah Putih di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Potensi Besar di Bawah Asuhan John Herdman
Gol tunggal kemenangan tuan rumah yang dicetak Ole Romeny pada menit ke-11 terbukti cukup untuk mencuri perhatian juru taktik tim berjuluk The Mambas tersebut.
Chiquinho Conde melihat perpaduan antara pemain berbakat dan staf kepelatihan profesional sebagai modal utama Indonesia untuk bersaing di level dunia.
"Saya pikir begitu, Indonesia, dengan staf pelatih seperti yang mereka miliki sekarang, saya pikir dengan pemain-pemain yang bagus dan kuat, dan mereka pasti akan mampu lolos pada tahun 2030," kata Conde dalam jumpa pers pascapertandingan.
Ketangguhan fisik dan kedalaman taktik yang ditunjukkan anak asuh John Herdman dinilainya sebagai sinyal kebangkitan sepak bola Indonesia.
Mimpi Duel Ulang di Panggung Dunia
Baca Juga: Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
Senasib dengan Indonesia, Mozambik sendiri belum pernah mencicipi atmosfer turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut sepanjang sejarahnya.
Pada kualifikasi edisi 2026, Indonesia terhenti di putaran keempat zona Asia usai takluk dari Arab Saudi dan Irak.
Sementara itu, Mozambik juga gagal melaju karena hanya mampu finis di peringkat ketiga klasemen Grup G zona Afrika, di bawah Aljazair dan Uganda.
Kondisi ini memicu harapan Conde agar kedua tim bisa melakukan lompatan prestasi secara bersamaan pada edisi yang akan digelar di Portugal, Spanyol, dan Maroko nanti.
"Semoga kita bertemu di Portugal, Spanyol dan Maroko. Mozambik dan Indonesia berada di grup yang sama," ucap Conde penuh harap.
Magis Suporter di Balik Kebangkitan Garuda
Berita Terkait
-
Hajar Mozambik, John Herdman Samai Prestasi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub
-
Mata-matai Timnas Indonesia di GBK, Pelatih Vietnam 'Digocek' John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang Beruntun Lawan Oman dan Mozambik, Rekor Terbaik 2 Dekade
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Hajar Mozambik, John Herdman Samai Prestasi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub
-
Mata-matai Timnas Indonesia di GBK, Pelatih Vietnam 'Digocek' John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang Beruntun Lawan Oman dan Mozambik, Rekor Terbaik 2 Dekade
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik
-
Kata-kata Ole Romeny Cetak Gol Tunggal Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik
-
Pelatih Vietnam Mata-matai Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Pemain Eropa
-
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija, Erick Thohir: Makin Banyak Pelatih Bagus di Liga Indonesia