Suara.com - Jurgen Klopp, Manajer Liverpool, menunjukkan sikap yang santai mengenai hasil pertandingan melawan Greuther Furth dalam laga pramusim, Senin (24/7). Meskipun Liverpool hampir dikalahkan oleh klub 2.Bundesliga Jerman tersebut, Klopp tetap mempertahankan optimisme.
Pada awal pertandingan, Liverpool berhasil unggul berkat gol dari Luis Diaz pada menit ke-22.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Julian Green menyamakan kedudukan hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.
Darwin Nunez kemudian mencetak dua gol pada menit ke-50 dan 59 untuk membawa Liverpool kembali memimpin.
Furth tidak menyerah begitu saja dan mencetak dua gol melalui Lukas Petkov serta brace dari Armindo Sieb di menit ke-74 dan 77.
Skor akhirnya berakhir imbang 4-4 setelah Mohamed Salah tampil sebagai penyelamat menjelang laga berakhir.
Klopp mengomentari pertandingan tersebut dengan mengatakan, "Hasil yang spektakuler. Banyak situasi sepak bola yang bagus, jelas kami sudah bisa mencetak gol di babak pertama, itu semua bagus."
Ia juga menambahkan, "Kalian bisa melihat sekarang, hari terakhir pemusatan latihan (TC), melakukan perjalanan, bermain, lalu melakukan perjalanan lagi selalu melelahkan. Tapi Anda harus melewatinya, itulah yang kami lakukan. Yang terpenting, tidak ada yang cedera."
Meskipun Liverpool bermain cukup baik, Klopp mengakui ada beberapa kelemahan yang terlihat terutama di babak kedua.
Baca Juga: Hasil Karlsruher vs Liverpool: Diogo Jota Cetak Brace, The Reds Menang 4-2
Namun, ia tidak terlalu khawatir karena menyadari bahwa ini hanya laga pramusim.
"Tentu saja tidak ada yang ingin kebobolan empat gol. Tetapi kalian lihat kami mencoba membangun permainan di babak kedua, dan kami terlambat dalam berpikir, terlambat mengoper bola, sentuhan pertama tidak bagus, dan itulah cara kami membawa mereka kembali ke dalam permainan," ungkap Klopp.
"Jadi, banyak penampilan individu yang bagus. Paling penting kami mempunyai sekitar 50 menit untuk semua pemain, dan sekali lagi, tidak ada yang cedera. TC yang bagus, dan saya sangat senang."
Laga melawan Furth merupakan laga terakhir Liverpool dalam program TC di Jerman.
Selanjutnya, skuad Liverpool akan kembali ke Merseyside sebelum melakukan perjalanan ke Singapura akhir pekan ini untuk melanjutkan rangkaian laga pramusim.
Mereka dijadwalkan akan menghadapi tim-tim kuat seperti Leicester City dan Bayern Munich.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia