Suara.com - Bek sayap kanan Persija Jakarta, Rio Fahmi menolak untuk mengikuti keputusan Muhammad Ferarri yang rela meninggalkan sepak bola profesional demi mengikuti pendidikan kepolisian.
Rio Fahmi menegaskan bahwa dirinya punya kontrak yang harus dihormati bersama Persija Jakarta. Karena itu, dia mencari alternatif lain andaipun ingin menjadi aparatur negara.
Hal itu disampaikan Rio Fahmi saat ditemui usai acara peresmian kerja sama Persija dengan Virtualness di Persija Store, Jakarta, Kamis (27/7/2023).
"Tawaran ada tapi kalau saya yang pertama masih terikat profesional kontrak dengan Persija. Kedua, saya memang mengurungkan niat saya untuk menjadi polisi," kata Rio Fahmi.
"Kenapa, karena saya tidak terlalu mau lantaran dari kecil cita-cita saya menjadi pemain sepak bola," sambungnya.
Sebagai informasi, pemerintah memberikan hadiah kepada para pemain Timnas Indonesia U-23 yang sukses mempersembahkan medali emas SEA Games 2023. Salah satunya adalah mengupayakan keinginan mereka yang ingin jadi aparatur sipil negara (ASN) termasuk polisi.
Muhammad Ferarri menjadi salah satu pemain yang tertarik untuk menjadi polisi. Dia telah meninggalkan skuad Persija Jakarta dan diperkirakan bakal absen sekitar lima bulan untuk menjalani pendidikan.
Rio Fahmi mengakui turut memikirkan kesempatan menjadi ASN demi menjamin masa depannya di masa mendatang. Namun, alih-alih menjadi polisi, dia lebih tertarik menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
"Banyak teman-teman di timnas U-22 Indonesia kemarin yang juga membutuhkan masa depan tapi tidak menjadi polisi. Lalu Pak Presiden juga menawarkan kami termasuk saya untuk menjadi PNS," terang Rio.
Baca Juga: Diperkenalkan ke Publik, Oliver Bias Usung Target Tinggi di Persija Jakarta
"Nah mungkin saya dan teman-teman lain yang tidak jadi polisi bisa menjadi pegawai PNS. Kalau jadi polisi itu kan membutuhkan pendidikan yang lama dan mengganggu karir saya sebagai pesepakbola."
"Jadi kebanyakan para pemain timnas U-22 Indonesia kemarin memilih untuk menjadi PNS supaya tidak mengganggu sepak bola dan bisa mempunyai tabungan di masa depan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Oliver Bias di Mata Rio Fahmi: Dari Lawan di SEA Games, Jadi Kawan di Persija
-
Rio Fahmi Komentari Kedatangan Oliver Bias ke Persija, Takut Tersaingi?
-
Cuma Pakai Lima Pemain Asing di BRI Liga 1 2023/2024, Persija Jakarta Kasih Klarifikasi
-
Alasan Persija Berat Datangkan Pemain Asing yang Sudah Berkarier di Indonesia
-
Jebolan Akademi RB Leipzig Puji Kualitas Anak Didik Shin Tae-yong, Sebut Merasa Tenang Setim dengan Mereka
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati