Suara.com - Berikut profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang belum lama ini menolak wacana klub-klub Arab Saudi tampil di kompetisi antarklub ter-elite di Eropa, yakni Liga Champions.
Situasi itu memastikan peluang Cristiano Ronaldo untuk kembali menginjakkan kaki di kompetisi elit Eropa tertutup.
Dalam beberapa waktu terakhir, muncul wacana bahwa otoritas Arab Saudi ingin meminta ke UEFA agar salah satu klubnya bisa berpartisipasi di ajang Liga Champions.
Dilansir dari Corriere dello Sport, otoritas Arab Saudi menginginkan salah satu juara liga-nya bisa mendapat ‘Wild Card’ untuk tampil di ajang itu.
Bahkan dilaporkan pihak Arab Saudi ingin agar UEFA mengubah format Liga Champions saat ini dan memungkinkan salah satu timnya bisa berpartisipasi.
Tak ayal wacana itu kemudian ditepis oleh Aleksander Ceferin selaku Presiden UEFA yang menegaskan bahwa Liga Champions hanya untuk klub Eropa saja.
“Sebuah media membicarakan hal ini bahkan tanpa bertanya kepada kami. Hanya klub-klub Eropa yang dapat berpartisipasi di Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League,” tegas Ceferin dikutip dari Marca.
Bahkan, Ceferin menegaskan bahwa Liga Champions tak akan mengekspansi wilayah lain, termasuk penyelenggaraan finalnya yang selalu menarik atensi seluruh dunia.
“Hanya Federasi Eropa yang berhak mengajukan diri menjadi tuan rumah final, bahkan klub pun tidak memiliki hak itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Sindiran Menohok UEFA untuk Cristiano Ronaldo Cs: Pemain Terbaik Tidak Pergi ke Arab Saudi
Penolakan yang diberikan itu membuat nama Aleksander Ceferin menjadi perbincangan. Berikut Bolatimes.com sajikan profil dari Presiden UEFA tersebut.
Pengacara Asal Slovenia
Aleksander Ceferin merupakan Presiden UEFA terpilih yang menjabat sejak tahun 2016. Ia sendiri tercatat sebagai Presiden ketujuh asosiasi sepak bola uni Eropa tersebut.
Pria yang lahir pada 13 Oktober 19567 ini awalnya adalah seorang pengacara di Slovenia yang bergelut di dunia atlet dan klub-klub olahraga.
Pada 2005 lalu, Ceferin baru terjun di dunia olahraga dengan menjadi Dewan Eksekutif di sebuah klub Futsal di Slovenia bernama FC Litija.
Di tahun yang sama, Ceferin menjadi Komite Eksekutif di klub amatir FC Ljubljana dan berlanjut menja anggota klub NK Olimpija Ljubljana pada 2006 hingga 2011.
Berita Terkait
-
Liga Champions Akhirnya Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, AC Milan Usung Mimpi Juara Lagi
-
Prediksi Tim yang Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2023/2024, Ada Klub yang Dibela Pemain Keturunan Indonesia
-
Pemain Keturunan Indonesia Bakal Debut di Liga Champions, Langsung Lawan Manchester United dan Bayern
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati