Suara.com - Asa Timnas Indonesia diperkuat pemain keturunan Tijjani Reijnders pupus, gelandang baru AC Milan resmi melakoni debut bersama Timnas Belanda.
Keberadaan Tijjani Reijnders di skuad Timnas Belanda tak hanya sekadar pemanggilan untuk Kualifikasi Piala Eropa 2024.
Akan tetapi juga kepastian bahwa Tijjani Reijnder sudah tidak lagi bisa memperkuat Timnas Indonesia sebagai pemain keturunan.
Tijjani Reijnders sebenarnya sudah mencatat caps bersama Timnas Belanda kelompok umur, namun prestasinya semakin lengkap.
Tepatnya di laga Kualifikasi Piala Eropa 2024 pada Jumat (8/9/2023) dini hari WIB, Tijjani pada akhirnya melakoni debut di tim senior.
Bermain dari bangku cadangan pada menit ke-65 menggantikan Marten de Roon, saat Belanda sudah unggul 3-0 dari Yunani.
Tijjani dipercaya mengisi lini tengah De Oranje hingga menit akhir pertandingan, meski tak menyumbang assist maupun gol.
Meski begitu 30 menit waktu normal yang didapat sudah menjawab sekaligus mewujudkan mimpi sang pemain bermain untuk Timnas Belanda.
Seperti yang diketahui jika penolakan Tijjani untuk naturalisasi Indonesia karena hasratnya bermain untuk Timnas Belanda.
Hal itu sudah terwujud, asa bermain untuk skuad Garuda sebagai pemain keturunan pun pupus dan tak lagi bisa diaungkan.
Berikut daftar pemain Timnas Belanda yang dipanggil untuk berlaga di Kualifikasi Piala Eropa 2024.
Kiper :
Bart Verbruggen (Brighton & Hove Albion)
Mark Fleks (Brentford FC)
Andries Noppert (Heerenveen)
Bek :
Nathan Aké (Manchester City)
Daley Blind (Girona FC)
Virgil van Dijk (Liverpool)
Denzel Dumfries (Internazionale)
Stefan de Vrij (Internazionale)
Lutsharel Geertruida (Feyenoord)
Quilindschy Hartman (Feyenoord)
Matthijs de Lies (Bayern Munich)
Ian Maatsen (Chelsea)
Micky van de Ven (Tottenham Hotspur)
Gelandang :
Frenkie de Jong (FC Barcelona)
Teun Koopmeiners (Atalanta Bergamo)
Mats Wieffer (Feyenoord)
Tijjani Reijnders (AC Milan)
Marten de Roon (Atalanta Bergamo)
Joey Veerman (PSV)
Penyerang :
Xavi Simons (RB Leipzig)
Steven Berghuis (Ajax)
Cody Gakpo (Liverpool)
Noa Lang (PSV)
Donyell Malen (Borussia Dortmund)
Wout Weghorst (TSG Hoffenheim)
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Thailand Menggila di King's Cup 2023, Melaju ke Final Lawan Rival Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
-
Jelang Laga Kontra Chinese Taipei, Timnas Indonesia U-23 Wajib Raih Kemenangan
-
Timnas Indonesia vs Turkmenistan, Dendy Sulistyawan Sudah Kantongi Kekuatan Lawan
-
Kiprah Shin Tae-yong Tangani 2 Level Timnas Indonesia, Bukti Totalitasnya
-
Elkan Baggott Pasang Badan untuk Shin Tae Yong yang Disindir Media Inggris
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Geger Pistol dan CD Porno di Sekolah Harapan Ibu: 580 Siswa PJJ; Yayasan Lapor KPAI dan DPR
-
3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
-
Promo Indomaret Terbaru Hari Ini 9 Agustus 2026, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar
-
6 Skin Tint yang Cocok untuk Kulit Kering dan Dehidrasi, Hasil Makeup Lebih Nyatu
-
Alur Gila 'The Scarecrow': Trauma Lama, Pembunuh Berantai dan Misteri Gelap
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia