Suara.com - Senin (18/9/2023) sore, Timnas Vietnam menjalani sesi latihan terakhirnya di Stadion Atletik Timur Universitas Keuangan & Ekonomi Zhejiang, Hangzhou, dan sang pelatih Hoang Anh Tuan memberikan latihan khusus yang cukup aneh kepada sang kapten Do Sy Huy.
Latihan khusus diberikan Hoang Anh Tuan kepada Do Sy Huy jelang laga perdana Vietnam di Grup B cabor sepak bola putra Asian Games 2023 kontra Mongolia, Selasa (19/9/2023).
Dalam sesi latihan kali ini, Do Sy Huy diposisikan oleh pelatih Hoang Anh Tuan untuk bermain sebagai pemain shuttle bersama rekan satu timnya dalam internal game.
Di akhir sesi, sang pelatih meminta seluruh tim untuk melakukan latihan khusus, mencegah bola tinggi dari kedua sisi. Do Sy Huy bertanggung jawab melemparkan bola dengan kuat dari samping sehingga rekan satu timnya bisa berkoordinasi di dalam.
Sementara itu, kiper Quan Van Chuan yang berdiri di depan gawang juga diharuskan, ketika merebut bola, segera memainkannya ke lini depan untuk melakukan serangan balik.
"Persiapan Tim Olimpiade Vietnam telah selesai, para pemain dalam kondisi siap untuk pertandingan pembuka," kata Do Sy Huy dalam jumpa pers jelang laga dikutip The Thao 247, Senin (18/9/2023).
"Para pemain Kami semua telah bepergian bersama berkali-kali, di turnamen baru-baru ini seperti Piala AFF U-23 atau kualifikasi Asia U-23 2024, jadi semua orang rukun dan saling mendukung dengan sangat baik."
Dalam kesempatan tersebut, Do Sy Huy yang kini berusia 25 tahun juga mengungkapkan kegembiraannya terpilih sebagai kapten The Golden Star Warriors.
Sebagaimana diektahui, di hari yang sama pelatih Hoang Anh Tuan mengumumkan Do Sy Huy sebagai kapten tim, bersama dengan empat wakil kapten Manh Dung, Tuan Tai, Van Khang dan Van Chuan.
Baca Juga: Ramadhan Sananta Batal Gabung Timnas Indonesia U-24 di Asian Games, Pelatih Indra Sjafri Buka Suara
"Terpilih sebagai kapten adalah suatu kehormatan dan juga tanggung jawab saya karena saya dipercaya oleh staf pelatih dan tim," ujar Do Sy Huy yang merupakan pemain tertua dalam tim.
"Saya akan melakukan yang terbaik untuk mendukung para pemain, rekan satu tim," tambahnya.
"Yang terpenting adalah seluruh tim menjaga solidaritas untuk mencapai hasil yang baik.”
Berita Terkait
-
Hoang Anh Tuan Tunjuk Pemain Paling Tua sebagai Kapten Timnas Vietnam di Asian Games 2023
-
Tak Diperkuat Ramadhan Sananta di Asian Games 2022, Berikut 3 Kerugian yang Bisa Dialami Timnas Indonesia U-24
-
Cuma Bermodal 20 Pemain, Ini Kekuatan Kirgistan yang Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia di Asian Games 2022
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi