Suara.com - Timnas Indonesia U-24 dipaksa mengakhiri perjuangan mereka dalam sepak bola Asian Games 2023 setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Uzbekistan pada babak 16 besar, Kamis (28/9/2023), di Stadion Shangcheng Sports Centre.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U-24 terus menerima tekanan berat dari Uzbekistan sementara Tim Garuda kesulitan membangun serangan dan menembus pertahanan lawan.
Ada tiga alasan yang bikin perjuangan timnas Indonesia wajib mendapatkan apresiasi walau tersingkir dari Asian Games 2022.
Kompetisinya Bukan Mayor
Seperti yang telah ditegaskan sebelumnya, Asian Games bukan bagian dari kalender resmi FIFA, sehingga tidak dapat dianggap sebagai kompetisi utama.
Sebaliknya, seringkali turnamen ini dimanfaatkan sebagai peluang bagi pemain untuk mengumpulkan pengalaman.
Pengalaman Menyambut Piala Asia
Pengalaman di Asian Games ini akan berperan besar di Piala Asia U-23 2024. Pemain-pemain seperti Rizky Ridho dan Ernando Ari yang berlaga di Asian Games 2023 akan menjadi bagian penting di tim.
Lawan di Piala Asia U-23 2024 diprediksi memiliki tingkat persaingan yang serupa dengan lawan di Asian Games tersebut.
Baca Juga: Rekap Hasil 3 Tim ASEAN di 16 Besar Asian Games 2022: Semua Babak Belur!
Persiapannya Mepet
Kegagalan ini harus menjadi peluang untuk introspeksi. Persiapan Timnas Indonesia U-24 sangat terburu-buru, bahkan daftar skuad belum final beberapa jam sebelum keberangkatan ke China.
Kendalanya adalah klub-klub tidak bisa melepas pemain muda terbaik karena Asian Games bukan bagian dari jadwal FIFA yang penting.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions